Berita

Mahasiswa KKN FEB Untad Produksi Kompos Alami dari Sampah Organik Kampus

40
×

Mahasiswa KKN FEB Untad Produksi Kompos Alami dari Sampah Organik Kampus

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 114 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 1 Universitas Tadulako. Foto: Dok Randi Albakir

POTRETCELEBES, Palu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 114 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 1 Universitas Tadulako menghadirkan inovasi pengolahan sampah organik dengan memproduksi pupuk kompos alami di lingkungan Fakultas Ekonomi. Kompos tersebut resmi selesai diproduksi pada 24 November 2025.

Baca Juga: Bangga! Unhas Kembali Borong Medali dan Juara Umum PIMNAS 38

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari saran Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FEB, Dr. Asngadi, yang mendorong pemanfaatan sampah organik khususnya dedaunan kering yang berserakan di sekitar fakultas agar dapat diolah menjadi media tanam yang bermanfaat.

Proses pembuatan kompos dilakukan di halaman belakang Gedung Manajemen FEB dengan metode sederhana dan ramah lingkungan.

Mahasiswa KKN mengumpulkan dedaunan kering, mencacahnya, lalu menyiramkan larutan EM21 yang telah dicampur air sebagai bioaktivator fermentasi. Tanpa menggunakan media tanah, metode ini mempercepat proses penguraian dan menghasilkan kompos yang lebih murni. Seluruh campuran kemudian dimasukkan ke dalam bag kompos tertutup hingga proses fermentasi selesai.

Baca Juga: Prof. Wahyuningsih Resmi Pimpin FEB Untad Periode 2025-2027

Ketua Posko KKN FEB 1, Randi Albakir, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk ajakan kepada civitas akademik untuk lebih peduli terhadap potensi pengolahan sampah organik.

“Kami mengajak civitas akademik untuk melihat potensi sampah organik yang dapat dijadikan kompos bagi tanaman. Sampah yang biasanya dianggap tidak berguna justru dapat menjadi pupuk alami yang memberi manfaat besar bagi penghijauan kampus,” ujarnya.

Pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako menyambut baik inovasi tersebut. Program produksi kompos dinilai efektif dalam mengurangi tumpukan sampah organik sekaligus menyediakan pupuk alami untuk perawatan tanaman di lingkungan FEB.

Baca Juga: Inovasi Tisu Biodegradable Mahasiswa UWN Palu Lolos Pendanaan PKM-PM 2025

Dengan selesainya produksi kompos pada 24 November, mahasiswa KKN 114 FEB 1 berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menginspirasi civitas akademik untuk menerapkan pengelolaan sampah organik yang lebih baik demi mewujudkan kampus yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *