Berita Terkini

Lewat Reses, Nilam Sari Lawira Perjuangkan 2.238 Kuota PIP untuk Siswa di Poso

×

Lewat Reses, Nilam Sari Lawira Perjuangkan 2.238 Kuota PIP untuk Siswa di Poso

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Nasdem Sulteng

POTRETCELEBES, Poso – Anggota DPR RI Nilam Sari Lawira dari Fraksi Partai NasDem, yang duduk di Komisi X DPR RI, menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) Fase 2 secara simbolis kepada 899 pelajar yang di wakili oleh orang tua murid, di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga: Nilam Sari Lawira Serahkan Bantuan PIP untuk 439 Pelajar di Touna

Penyaluran PIP tersebut dilaksanakan dalam rangka kegiatan reses dan penyerapan aspirasi masyarakat. Sebelumnya di Fase pertama 2025 NSL juga telah memperjuangkan aspirasi PIP sebanyak Bantuan 1349 sehingga total penerima PIP tahun 2025 sebanyak 2238 siswa.

Program PIP ini menyasar siswa – siswi dari keluarga kurang mampu pada berbagai jenjang , guna memastikan keberlanjutan pendidikan mereka.

Nilam Sari Lawira menyampaikan bahwa PIP merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa terhambat oleh kondisi ekonomi keluarga.

“Melalui Program Indonesia Pintar ini, kami berharap anak-anak di Poso dapat terus bersekolah dan meningkatkan prestasi tanpa harus memikirkan keterbatasan biaya,” kata Nilam Sari Lawira.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Nilam menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan tambahan kuota PIP bagi Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Poso, agar semakin banyak siswa yang terbantu.

Ia juga mengingatkan agar dana PIP digunakan sesuai peruntukan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, seragam, alat tulis, hingga kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.

Penyaluran bantuan tersebut disambut antusias oleh para siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Mereka menilai PIP sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Nilam Sari Lawira berharap, melalui penyaluran PIP yang berkelanjutan, kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Poso dapat terus meningkat dan angka putus sekolah semakin ditekan.

Sementara itu Linda hasmidar, orang tua salah satu siswa penerima PIP. Ia mengaku bantuan tersebut meringankan beban biaya sekolah anaknya.

“Alhamdulillah, dengan PIP ini kami bisa membeli perlengkapan sekolah anak. Terima kasih kepada Ibu Nilam yang sudah memperjuangkan bantuan ini,” ungkapnya.

Program Indonesia Pintar diharapkan terus berlanjut dan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *