Daerah

Pemkot Palu Perkuat Pelayanan Inklusif Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

×

Pemkot Palu Perkuat Pelayanan Inklusif Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Kominfo Palu

POTRETCELEBES, Palu – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Budaya TULI, Etika Berinteraksi, dan Aturan dalam Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), pada Rabu (20/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu dan dihadiri para teman TULI serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam membangun komunikasi yang lebih baik dan inklusif dengan penyandang disabilitas, khususnya teman Tuli.

“Kita sebagai petugas pemerintah harus semakin mampu membangun komunikasi dua arah bersama mereka yang memiliki keterbatasan dalam hal pendengaran,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus ditindaklanjuti secara serius dan berkelanjutan.

Menurut wali kota, pemerintah sebagai pelayan masyarakat harus mampu hadir dan memasuki ruang kehidupan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk keluarga penyandang disabilitas.

“Jangan sampai kita meminggirkan mereka lantaran keterbatasan kita berkomunikasi dengan mereka. Mereka memiliki cara komunikasi yang berbeda,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota Hadianto juga berharap melalui orientasi tersebut setiap perangkat daerah nantinya memiliki sumber daya yang memahami bahasa isyarat atau budaya TULI, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau setiap dinas memiliki ahli bahasa Tuli, tentu itu akan sangat membantu kita,” tambah Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menyebut bahwa langkah yang dilakukan saat ini merupakan bentuk perhatian nyata Pemerintah Kota Palu kepada keluarga disabilitas yang harus ditindaklanjuti secara serius, tidak hanya di tingkat OPD tetapi juga hingga ke tingkat kelurahan.

Wali kota berharap perhatian dan penguatan pelayanan inklusif dapat tumbuh hingga di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

“Kalau ini kita kuatkan di kelurahan, maka perhatian dan pelayanan itu juga akan terbangun di tingkat kelurahan,” kata wali kota.

Di akhir sambutannya, Wali Kota meminta seluruh pihak untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik serta tidak ragu menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya memperkuat hubungan dan rencana aksi Pemerintah Kota Palu bersama keluarga disabilitas.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *