Lifestyle

Mahasiswa Baru UWN Palu Sosialisasikan Pencegahan Anemia di SMP IT Hidayatullah

×

Mahasiswa Baru UWN Palu Sosialisasikan Pencegahan Anemia di SMP IT Hidayatullah

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UWN Palu Sosialisasi di SMP IT Hidayatullah. Foto: Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Mahasiswa baru Universitas Widya Nusantara (UWN) Palu menggelar sosialisasi kesehatan bertema “Pencegahan Anemia pada Remaja” di SMP IT Hidayatullah Palu, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bina Pribadi Kepemimpinan Mahasiswa (BPKM) 2026 sekaligus rangkaian pengabdian masyarakat melalui program “UWN Mengabdi”. Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi terpisah bagi siswa putri dan putra, dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

Kegiatan dikoordinasikan Muawwidz S. Sanan dan Fitriyanti Suleman selaku penanggung jawab. Sesi pertama ditujukan kepada siswi kelas 7–9 dan diikuti sembilan peserta. Materi disampaikan Kanaya F.R. Moningka dan Wiwik Nur Hidayah dengan membahas risiko anemia pada remaja putri, khususnya yang berkaitan dengan menstruasi, serta pentingnya memenuhi kebutuhan zat besi setiap hari.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, materi disampaikan secara interaktif melalui sesi kuis. Pendekatan tersebut membuat peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam menguji pengetahuan mengenai anemia dan cara pencegahannya.

Sementara itu, sesi kedua diikuti 42 siswa putra kelas 7–9. Materi yang dibawakan Wardanti Azhari dan Naila Putri Kirani menekankan bahwa anemia tidak hanya menjadi persoalan remaja putri. Remaja putra yang sedang berada dalam masa pertumbuhan dan memiliki aktivitas fisik tinggi juga dapat mengalami anemia.

Para siswa diperkenalkan dengan sejumlah gejala anemia, antara lain mudah lelah, pusing, serta kesulitan berkonsentrasi. Penyampaian materi dikombinasikan dengan kuis dan permainan “Adu Cepat Menggambar” untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Dalam permainan tersebut, peserta ditantang menggambar ulang sejumlah objek, seperti bintang, segitiga, kotak, lingkaran, radio, pohon, mahkota, lampu, dan telur. Mereka berlomba menghasilkan gambar yang cepat dan semirip mungkin dengan contoh dalam waktu yang telah ditentukan.

“Anemia sering dianggap hanya masalah anak perempuan, padahal anak laki-laki yang aktif tumbuh dan banyak beraktivitas fisik juga berisiko mengalaminya,” ujar Wardanti Azhari.

Sementara itu, Kanaya F.R. Moningka mengatakan remaja putri perlu memiliki pengetahuan mengenai anemia sejak dini agar dapat mengenali gejalanya dan melakukan langkah pencegahan.

“Remaja putri perlu mengenali gejala anemia sejak dini agar tidak memengaruhi kualitas hidup dan prestasi belajar mereka,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Edukasi juga diarahkan untuk membangun pemahaman bahwa pencegahan anemia merupakan tanggung jawab bersama dan tidak terbatas pada satu kelompok gender.

Selain memberikan edukasi kesehatan kepada siswa, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa baru UWN Palu untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan terhadap persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Melalui BPKM 2026 dan program “UWN Mengabdi”, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *