Berita TerkiniWisata & Budaya

Gubernur Anwar Hafid Dorong Festival Bakulupi Jadi Event Budaya Tingkat Provinsi

×

Gubernur Anwar Hafid Dorong Festival Bakulupi Jadi Event Budaya Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Anwar Hafid saat Menghadiri Festival Budaya Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una. Foto: Kominfo Touna

POTRETCELEBES, Touna – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong Festival Budaya Bakulupi di Kabupaten Tojo Una-Una tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi dikembangkan sebagai salah satu event budaya tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri sekaligus membuka Festival Budaya Bakulupi bersama Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu dan Wakil Bupati Surya Lapaisiri di Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Sabtu (12/9/2026) malam.

Anwar mengatakan, Festival Budaya Bakulupi memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan kesenian lokal sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, para tokoh adat, budayawan, seniman, pemuda, dan seluruh masyarakat yang telah menjaga dan menghidupkan kebudayaan daerah melalui kegiatan yang sangat positif ini,” kata Anwar.

Menurutnya, kekayaan budaya Sulawesi Tengah tidak hanya terdapat di wilayah perkotaan, tetapi tersebar dari pesisir hingga pegunungan, lembah hingga kepulauan.

Kekayaan tersebut mencakup tradisi, bahasa, kesenian, kuliner, kerajinan, cerita rakyat hingga berbagai bentuk kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat.

“Tojo Una-Una adalah salah satu bagian penting dari kekayaan tersebut. Oleh karena itu, saya berharap Festival Budaya Bakulupi tidak berhenti sebagai agenda tahunan saja,” ujarnya.

Anwar meminta festival tersebut dapat dikembangkan menjadi ruang pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, promosi daerah, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Menurutnya, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mengambil peran sebagai pelaku sekaligus pewaris kebudayaan.

“Kita ingin budaya tidak hanya dikenang tetapi juga dihidupkan. Kita ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton kebudayaan, tetapi menjadi pelaku dan pewaris kebudayaan,” tegasnya.

Ia berharap berbagai tradisi yang dimiliki masyarakat Tojo Una-Una dapat memberikan manfaat ekonomi, termasuk membuka peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain aspek kebudayaan dan ekonomi, Anwar juga mengajak masyarakat menjadikan Festival Bakulupi sebagai momentum memperkuat semangat posintuvu, yakni semangat untuk saling membantu, menghargai dan menguatkan satu sama lain.

“Pada akhirnya kemajuan sebuah daerah bukan hanya diukur dari seberapa tinggi pembangunan yang berdiri, tetapi juga dari seberapa kuat persaudaraan yang hidup di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga menegaskan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap Kabupaten Tojo Una-Una.

Ia menyebut kondisi fiskal daerah yang masih terbatas serta masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan perhatian menjadi salah satu alasan pemerintah provinsi memberikan perhatian khusus terhadap daerah tersebut.

Anwar mengungkapkan, dirinya telah mengunjungi sejumlah wilayah pelosok di Tojo Una-Una untuk melihat langsung berbagai potensi yang dapat dikembangkan.

“Sungguh, daerah ini adalah daerah yang penuh dengan potensi sumber daya alam,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap potensi budaya dan sumber daya yang dimiliki Tojo Una-Una dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Khusus Festival Budaya Bakulupi, Anwar meminta Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah memberikan perhatian agar kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi salah satu agenda budaya tingkat provinsi.

“Saya berharap festival ini akan kita lestarikan. Ibu Kadis Pariwisata, supaya menjadikan ini sebagai salah satu event provinsi yang akan kita kembangkan ke depan menjadi lebih besar lagi,” pungkasnya.

Festival Budaya Bakulupi sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam memperkuat pelestarian identitas dan pengembangan kebudayaan daerah.

Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang apresiasi dan ekspresi budaya masyarakat, sekaligus sarana edukasi dan promosi bagi generasi muda maupun wisatawan untuk mengenal kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Tojo Una-Una atau Bumi Sivia Patuju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *