Berita Terkini

Pemuda Ongka Malino Laporkan Aktivitas PETI di Desa Karya Mandiri ke Polda Sulteng

×

Pemuda Ongka Malino Laporkan Aktivitas PETI di Desa Karya Mandiri ke Polda Sulteng

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Sejumlah pemuda asal Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah untuk melaporkan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Desa Karya Mandiri.

Pemuda bernama Taslim yang mewakili kelompok pelapor menyampaikan bahwa dalam laporan tersebut, mereka menyertakan sejumlah nama yang diduga sebagai pemodal aktivitas ilegal tersebut.

Menurut Taslim, aktivitas PETI yang berlangsung di wilayah pesisir sungai yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan “Koala Merah” telah merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan pertanian di desa-desa penyangga pangan di Kecamatan Ongka Malino hingga Parigi Moutong.

“Upaya pemberitaan selama ini tidak cukup menghentikan aktivitas tersebut. Oleh karena itu, kami mengambil langkah hukum agar ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum,” ujar Taslim dalam rilis resminya yang diterima PotretCelebes, Kamis (24/4/2025).

Ia berharap agar Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan proses hukum terhadap para pihak yang diduga terlibat.

Taslim juga mengkritisi lambannya respon aparat kepolisian selama ini dalam menangani PETI di Desa Karya Mandiri, meskipun penolakan terhadap aktivitas tersebut sudah berkali-kali disuarakan oleh masyarakat.

Sebagai bentuk tekanan, Taslim memberikan ultimatum kepada pihak kepolisian untuk segera menutup aktivitas PETI dan memeriksa para terduga pemodal dalam waktu tiga kali 24 jam.

“Jika tidak ada tindakan, kami akan kembali dengan gerakan yang lebih besar,” tegasnya.

Aktivitas PETI di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman, kerap menjadi sorotan karena dampaknya terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *