Berita TerkiniDaerah

Dari SMK Maritim hingga Jalan Lingkar Danau Poso, Ini Daftar Aset yang Disertifikasi Menko AHY

×

Dari SMK Maritim hingga Jalan Lingkar Danau Poso, Ini Daftar Aset yang Disertifikasi Menko AHY

Sebarkan artikel ini
Menko AHY menyerahkan sertifikat tanah di Donggala. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Donggala – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meninjau pembangunan infrastruktur sekaligus menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat dan pemerintah daerah. 

Didampingi Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan, Gubernur Sulteng Anwar Hafid, dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, AHY menyambangi Pelabuhan Donggala sebelum melanjutkan agenda penyerahan sertifikat tanah secara simbolis. 

Dalam kesempatan itu, AHY menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di Jawa, tetapi merata hingga ke kawasan timur Indonesia. 

“Kami akan menggelar rapat koordinasi besar di Palu bersama kepala daerah se-Sulawesi dan Indonesia Timur untuk menyusun strategi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar AHY. 

AHY secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah meliputi aset Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD), hingga tanah wakaf. Ia menekankan bahwa sertifikat bukan sekadar dokumen legal, melainkan instrumen peningkatan ekonomi. 

“Sertifikat ini harus dimanfaatkan secara produktif, bukan konsumtif. Ini adalah bukti kehadiran negara yang memberikan kepastian hukum dan ketenangan bagi rakyat,” pesannya. 

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan melaporkan, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Sulteng telah mencapai 95,5% dari target 5.494 bidang, dengan 4.797 bidang sudah selesai. 

“Dari total 4.384 bidang di Donggala, hari ini diserahkan 160 sertifikat. Ini menunjukkan progres yang baik,” ujar Ossy. Ia juga menyinggung konsistensi AHY dalam reforma agraria sejak masih menjabat sebagai Menteri ATR/BPN. 

Penyerahan sertifikat meliputi: 
– 2 sertifikat saluran irigasi Desa Dolago (Parigi Moutong) 
– 1 sertifikat SMK Negeri Maritim Banggai Laut 
– 35 sertifikat Jalan Lingkar Danau Poso 
– 1 sertifikat Puskesmas Tipo 
– 1 sertifikat SD Negeri 6 Sojol Panggalasiang (Donggala) 
– 4 sertifikat aset Pemkab Parigi Moutong (SMP Satu Atap, Pustu, Puskesmas, Kantor Camat) 
– 1 sertifikat SMP Negeri 2 Talatako (Tojo Una-Una) 
– 1 sertifikat Kantor Damkar Morowali 
– 1 sertifikat Puskesmas Peleru (Morowali Utara) 
– 1 sertifikat BLK Momunu (Buol) 
– 1 sertifikat SDN Pekkasalo (Tolitoli) 
– 25 sertifikat jalan di Banggai Laut 
– 1 sertifikatnBalai Penyuluhan Pertanian Poso 
– 1 sertifikat Kejaksaan Negeri Sigi 
– 1 sertifikat Bandara Banggai Laut 
– 1 sertifikatnPelabuhan Kolonodale 
– 4 sertifikat tanah wakaf (Masjid Nurul Iman, Al-Fattah, Al-Hidayah, Gereja Anugerah Boilan) 
– 57 sertifikat tapak tower di Morowali & Parigi Moutong 
– 19 sertifikat PTSL warga di Palu, Sigi, dan Donggala 

Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi langkah pemerintah pusat, sekaligus memohon percepatan penyelesaian sertifikasi lahan strategis, seperti Pelabuhan Gonenggati di Donggala yang hingga kini belum tuntas. 

“Sertifikat tanah adalah identitas dan masa depan. Ini membuka akses modal dan mendorong pembangunan berkeadilan,” tegas Anwar. 

Kunjungan AHY ke Sulteng menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong pemerataan pembangunan dan kepastian hukum agraria di Indonesia Timur. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *