Berita Terkini

Bupati Sigi Murka Saat Sidak Puskesmas Gimpu, Soroti Kebersihan dan Pelayanan

×

Bupati Sigi Murka Saat Sidak Puskesmas Gimpu, Soroti Kebersihan dan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Sigi, Rizal Intjenae dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi saat melakukan sidak di Puskesmas Gimpu. Foto: Tangkapan Layar Video Instagram/@rizalintjenae

POTRETCELEBES, Sigi – Bupati Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rizal Intjenae, meluapkan kemarahannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Gimpu, Kecamatan Kulawi Selatan, Jumat (6/2/2026). Sidak tersebut menemukan kondisi fasilitas kesehatan yang dinilai kotor dan tidak layak.

Sidak dilakukan usai Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kecamatan Kulawi. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Rizal didampingi oleh Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial berdurasi lebih dari satu menit, terlihat Bupati dan Wakil Bupati mengecek langsung kondisi puskesmas. Wakil Bupati Samuel bahkan memeriksa toilet dan mendapati tidak tersedianya air.

Bupati Rizal menegaskan bahwa puskesmas merupakan fasilitas pelayanan publik yang harus mengedepankan pelayanan prima, termasuk kebersihan lingkungan.

“Bapak ibu, ini puskesmas pelayanan prima yang harus dilakukan. Ini juga perintah Bapak Presiden, salah satunya terkait kebersihan. Kalau ini kotor, saya dengan Pak Samuel gagal jadi pemerintah,” tegas Rizal dalam video tersebut.

Ia juga meminta agar pihak puskesmas lebih proaktif dalam menjaga kebersihan, termasuk menginisiasi kerja bakti apabila tidak ada pasien.

“Apa yang kamu bikin tiap hari? Kalau tidak ada pasien, bikin kerja bakti. Tidak salah minta tolong kepala desa. Kalau tidak ada dana, bilang supaya kasih ada cleaning service di sini,” lanjutnya.

Melalui keterangan di media sosial pribadinya, Bupati Rizal kembali menegaskan kekecewaannya atas temuan tersebut.

“Kemarin saya dan Pak Wabup melakukan sidak di Puskesmas Gimpu Kecamatan Kulawi Selatan dan ternyata kondisinya mengecewakan,” tulisnya, Sabtu (7/2/2026).

Ia menyebut kondisi puskesmas yang kotor serta toilet tanpa air sebagai hal yang tidak bisa ditoleransi dalam pelayanan kesehatan.

“Bagaimana pelayanan masyarakat bisa baik kalau kondisinya seperti ini,” ujarnya.

Bupati berharap temuan ini menjadi peringatan bagi seluruh puskesmas dan kantor pelayanan publik lainnya di Kabupaten Sigi agar lebih memperhatikan kebersihan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mau ini menjadi cambuk bagi puskesmas lain dan kantor pelayanan masyarakat di Sigi untuk memastikan kebersihan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *