Berita Terkini

Untad Kembali Gelar Expo Ramadan 2026, Libatkan 100 Lebih Pelaku Usaha

×

Untad Kembali Gelar Expo Ramadan 2026, Libatkan 100 Lebih Pelaku Usaha

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Expo Ramadan Universitas Tadulako. Foto: Dok potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu — Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar Expo Ramadan 2026 yang berlangsung di Lapangan Islamic Center Untad, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Rektor Universitas Tadulako Prof. Amar, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Ketua Senat Untad, Ketua TP PKK Kota Palu, para wakil rektor, serta para dekan di lingkungan Untad.

Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) Untad, Dr. Vitayanti Fattah, mengatakan Expo Ramadan ini merupakan kali kedua diselenggarakan oleh pihak kampus.

Menurutnya, kegiatan tersebut berangkat dari evaluasi terhadap pola pikir mahasiswa yang masih cenderung berorientasi menjadi pegawai setelah lulus. Karena itu, UPA PKK Untad secara konsisten memberikan pelatihan kewirausahaan sejak mahasiswa berada di semester awal hingga menjelang kelulusan.

“Selama ini kami rutin memberikan pelatihan kepada mahasiswa UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan. Kami melihat mahasiswa memiliki mindset bahwa bekerja itu hanya sebagai pegawai. Sehingga sejak semester satu sampai mereka siap lulus, kami terus membuat pelatihan dan memfasilitasi expo,” ujar Vitayanti.

Awalnya, kata dia, expo hanya digelar pada momen wisuda dan dies natalis. Namun, pihaknya kemudian menggagas kolaborasi yang lebih luas dengan masyarakat melalui penyelenggaraan pasar Ramadan.

“Kami berpikir, kenapa tidak memberdayakan mahasiswa dan masyarakat sekitar dalam momentum Ramadan. Karena itu kami berkolaborasi dengan Dinas UMKM Kota Palu dan Wali Kota Palu untuk menghadirkan Expo Ramadan ini,” jelasnya.

Expo Ramadan tidak hanya menjadi ajang jual beli produk, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan dan kegiatan edukatif. Panitia menyediakan sejumlah pelayanan, talkshow kewirausahaan, serta lomba-lomba yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat.

“Jadi memang tidak hanya berjualan, tetapi ada pemberdayaan kewirausahaan bagi masyarakat dan mahasiswa di dalam expo tersebut,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, jumlah pendaftar sebenarnya cukup banyak. Namun, keterbatasan tenda membuat panitia harus melakukan pembatasan peserta.

“Kami memprioritaskan mahasiswa yang benar-benar sudah memiliki usaha untuk difasilitasi. Karena bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu, kami juga menyediakan kuota untuk UMKM Kota Palu dan masyarakat sekitar yang berkolaborasi,” katanya.

Selain itu, peserta juga berasal dari mahasiswa yang lolos kompetisi kewirausahaan serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Wirausaha. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang terlibat mencapai lebih dari 100 pelaku usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *