Daerah

Seluruh Korban Kapal Nazila 05 Ditemukan Selamat di Perairan Maluku Utara

×

Seluruh Korban Kapal Nazila 05 Ditemukan Selamat di Perairan Maluku Utara

Sebarkan artikel ini
Evakuasi korban kapal Nazila 05 yang tenggelam di perairan Maluku Utara. Foto: Dok Basarnas Palu

POTRETCELEBES, Maluku Utara — Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan kapal Nazila 05 dalam kondisi selamat setelah kapal tersebut tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup setelah seluruh 21 korban berhasil dievakuasi pada Selasa pagi.

Kapal Nazila 05 sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan saat berlayar dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Sulawesi Utara. Insiden terjadi akibat cuaca buruk yang menyebabkan kapal mengalami kerusakan hingga akhirnya tenggelam.

Kepala Kantor SAR Palu, Moh Rizal menyampaikan, berdasarkan kronologi, kapal bertolak pada Minggu (29/3/2026) pukul 18.00 WIT. Pada Senin dini hari (30/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIT, nahkoda menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa kapal mengalami patah haluan akibat cuaca ekstrem. Setengah jam kemudian, sekitar pukul 04.00 WIT, kapal dinyatakan tenggelam dan seluruh anak buah kapal (ABK) melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak dini hari. Pada pukul 03.00 WITA, KN SAR Bhisma melakukan pencarian awal di titik koordinat yang telah ditentukan, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan, termasuk RB 216 Gorontalo yang bergerak sesuai rencana operasi.

Perkembangan signifikan terjadi pada pukul 06.00 WITA setelah Com Center Palu menerima informasi dari penjaga rakit di perairan Bolaang Selatan mengenai keberadaan korban. Tim kemudian mengarahkan KN SAR Bhisma menuju lokasi tersebut.

Pada pukul 08.24 WITA, seluruh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di koordinat sekitar 16 mil laut dari lokasi kejadian. Evakuasi dilanjutkan ke RB 216 Gorontalo dan seluruh korban diberangkatkan menuju Pelabuhan Pelindo Gorontalo pada pukul 10.14 WITA.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebanyak 21 orang tercatat sebagai korban dalam insiden ini dan seluruhnya berhasil selamat. Para korban terdiri dari nahkoda dan awak kapal dengan berbagai usia, mulai dari 18 hingga 55 tahun.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain kru KN SAR Bhisma, rescuer Pos SAR Luwuk, kru RB 216 Gorontalo, serta ABK KM Nazila 04. Adapun peralatan yang digunakan meliputi kapal SAR, peralatan navigasi, komunikasi, hingga dukungan teknologi seperti Starlink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *