Daerah

MUI Palu Salurkan Kurban dari PT Neo Energy, Prof Zainal: Industri Harus Peduli Sosial Spiritual Masyarakat

×

MUI Palu Salurkan Kurban dari PT Neo Energy, Prof Zainal: Industri Harus Peduli Sosial Spiritual Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua MUI Kota Palu, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin dan Direktur PT Neo Energy, Edy Santi. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menebar kemaslahatan dan kebahagiaan pada momentum Hari Raya Idul Adha.

Tahun ini, lembaga para alim ulama yang dipimpan Prof. Dr. KH. Zainal Abidin tersebut secara resmi menyalurkan bantuan sapi kurban yang bersumber dari wujud kepedulian PT Neo Energy.

Sapi kurban ini diserahkan oleh Direktur PT Neo Energy, Edy Santi di Kantor MUI Palu, pada Kamis 28 Mei 2026 dan diterima langsung oleh Prof Zainal Abidin dan para pengurus MUI Palu.

Prof Zainal Abidin memimpin langsung proses penyembelihan yang dilakukan pada Jumat, 29 Mei 2026.

Ulama kharismatik ini menegaskan bahwa seluruh paket daging kurban tersebut tidak hanya didistribusikan untuk umat muslim, melainkan juga menyasar warga non muslim yang membutuhkan di wilayah Kota Palu.

Prof. Zainal Abidin menjelaskan bahwa model distribusi seperti ini membawa banyak pesan positif bagi tatanan sosial kemasyarakatan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Salah satunya adalah menegaskan kembali fungsi agama sebagai perekat sosial dan instrumen kemanusiaan yang universal.

“MUI Palu ingin mengirimkan pesan kuat bahwa esensi kurban adalah tentang kepedulian dan berbagi kebahagiaan. Ketika daging kurban ini menyentuh saudara-saudara kita yang non muslim, di situlah sekat-sekat perbedaan melebur menjadi rasa persaudaraan sesama manusia. Ini adalah bentuk solidaritas nyata yang tidak dibatasi oleh dinding teologis,” ujar Prof. Zainal.

Langkah ini juga dipandang sebagai momentum emas untuk mempererat hubungan masyarakat dan mengikis potensi kecurigaan antar-kelompok di akar rumput.

Berbagi kebahagiaan kepada sesama seperti ini kata Prof Zainal adalah salah satu cara untuk merawat keharmonisan dan kerukunan umat beragama.

Di sisi lain, Prof. Zainal memberikan apresiasi tinggi kepada PT Neo Energy atas kontribusi mereka pada perayaan keagamaan.

Kehadiran pihak swasta dalam agenda keagamaan dan sosial seperti ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif bahwa merawat kedamaian adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Saya kira sinergi seperti ini menjadi contoh yang baik karena sektor industri tidak hanya fokus pada aspek ekonomi atau bisnis semata, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial spiritual masyarakat di tempat mereka bergerak. Ketika dunia usaha, lembaga keagamaan, dan masyarakat saling menopang, maka kesejahteraan yang berkeadilan akan lebih mudah diwujudkan,” lanjut Guru Besar UIN Datokarama Palu tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *