Daerah

ETOS ID Palu dan LAZ Hadji Kalla Gembleng Calon Pemimpin Muda Lewat Resilient Leader Camp 2026

×

ETOS ID Palu dan LAZ Hadji Kalla Gembleng Calon Pemimpin Muda Lewat Resilient Leader Camp 2026

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Etos.id

POTRETCELEBES, Palu – ETOS ID Palu bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla menggelar Resilient Leader Camp 2026 sebagai upaya membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan bertema “Purpose, Resilience, Impact” tersebut berlangsung pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026 di Raqa River Camp, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Program ini diikuti para awardee atau penerima manfaat Program Beasiswa ETOS ID Palu.

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun ketahanan diri (resilience), serta meningkatkan kesadaran akan peran strategis generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Resilient Leader Camp menghadirkan berbagai sesi pembelajaran, di antaranya Leadership Session, Islamic Values Session, Sharing Knowledge Awardee, Outdoor Adventure, Camp Reflection, hingga Fun and Bonding Activities. Melalui pendekatan berbasis pengalaman tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesempatan mengasah keterampilan interpersonal, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi.

Fasilitator ETOS ID Palu, Muhammad Shadiq Muntashir, mengatakan ketahanan diri menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah tantangan yang semakin kompleks.

Menurutnya, pemimpin masa depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus mampu bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“ Kami meyakini bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan mengelola diri ketika menghadapi tantangan. Melalui Resilient Leader Camp, kami ingin membantu para awardee menemukan tujuan hidupnya, membangun ketahanan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, serta menyiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan manfaat dan perubahan positif di masyarakat,” ujar Shadiq.

Ia menambahkan, pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan perlu dimulai sejak masa mahasiswa. Dengan bekal nilai, karakter, dan pengalaman yang tepat, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas serta memiliki orientasi kontribusi yang kuat.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut diberikan oleh LAZ Hadji Kalla melalui Program Aktif Positif sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan generasi muda.

PIC Program Aktif Positif LAZ Hadji Kalla, Kurniawan Jaya, mengatakan investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada kualitas manusia. Karena itu, pihaknya terus menghadirkan program-program yang mampu memperkuat kompetensi, karakter, dan daya saing generasi muda.

“Program Aktif Positif LAZ Hadji Kalla hadir untuk mendukung lahirnya generasi muda yang produktif, berkarakter, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami melihat Resilient Leader Camp sebagai salah satu wadah strategis untuk membangun kapasitas kepemimpinan mahasiswa,” kata Kurniawan.

Melalui kolaborasi dengan ETOS ID Palu, lanjut dia, para peserta diharapkan dapat mengembangkan potensi terbaiknya dan menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi lingkungan, daerah, maupun bangsa.

Selain memperkuat kompetensi kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat jejaring antarawardee ETOS ID Palu. Interaksi yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu mendorong lahirnya kolaborasi berkelanjutan dalam berbagai inisiatif sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui Resilient Leader Camp 2026, ETOS ID Palu dan LAZ Hadji Kalla berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman berharga, tetapi juga membawa semangat baru untuk terus bertumbuh, beradaptasi terhadap perubahan, serta memberikan dampak positif di lingkungan masing-masing.

Semangat purpose, resilience, dan impact diharapkan menjadi fondasi dalam perjalanan mereka sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *