Berita Terkini

Program BERANI Dilirik Daerah Lain, Wagub Reny Sebut Lima Provinsi Datang Belajar

×

Program BERANI Dilirik Daerah Lain, Wagub Reny Sebut Lima Provinsi Datang Belajar

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido Saat Memaparkan Capaian 9 Program BERANI Kepada Awak Media, Senin 6 Juli 2026. Foto: Potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menegaskan Program 9 BERANI bukan sekadar janji politik, tetapi telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kini mulai menjadi rujukan bagi sejumlah daerah di Indonesia.

Baca Juga: Program BERANI Sehat Tembus 141 Ribu Penerima Manfaat, Parimo Tertinggi

Hal itu disampaikan Wagub Reny saat menghadiri Jumpa Pers Capaian Program BERANI yang digelar di Aula Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulawesi Tengah Wahyu Agus Pratama, Kepala Dinas Kesehatan Syahriar, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Faidul Kateng, Kepala Dinas Pendidikan Firmanza, Kepala Bappeda Arfan, serta para wartawan.

Dalam sambutannya, Reny Lamadjido mengapresiasi penyelenggaraan jumpa pers sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai capaian Program BERANI yang meliputi BERANI Cerdas, BERANI Sehat, BERANI Lancar, BERANI Menyala, BERANI Berkah, BERANI Makmur, BERANI Harmoni, BERANI Sejahtera, dan BERANI Berintegritas.

“Saya atas nama pribadi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo yang telah membuat kegiatan ini sehingga kita bisa bertemu. Mari kita bergandengan tangan dan bersinergi dalam pelaksanaan sembilan Program BERANI,” ujarnya.

Baca Juga: Firmanza: Berani Cerdas Bukan Hanya Beasiswa, Ini Ragam Programnya

Ia juga mengungkapkan bahwa inovasi Program BERANI mendapat perhatian dari pemerintah daerah lain. Bahkan, ketika menghadiri berbagai pertemuan nasional, banyak wakil gubernur yang mempertanyakan strategi Sulawesi Tengah menjalankan program unggulan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Ketika saya menghadiri rapat di luar daerah, banyak wakil gubernur bertanya bagaimana kiat Sulawesi Tengah tetap mampu menjalankan BERANI Cerdas dan BERANI Sehat di tengah efisiensi anggaran,” ungkapnya.

Menurut Reny, keberhasilan tersebut bukan sekadar klaim pemerintah daerah. Ia menyebut sedikitnya lima provinsi telah datang mempelajari implementasi Program BERANI Sehat, sementara sejumlah pemerintah kabupaten juga melakukan studi serupa.

“Saya tidak sedang memuji diri sendiri, Pak Gubernur ataupun kepala dinas. Ini adalah kenyataan. Sudah ada lima provinsi yang belajar tentang BERANI Sehat, sementara dari kabupaten jumlahnya jauh lebih banyak,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Luncurkan BERANI Menyala, Wujud Nyata Pemerataan Listrik di Sulteng

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin menutup-nutupi berbagai capaian pembangunan. Karena itu, seluruh hasil kerja pemerintah dipaparkan secara terbuka kepada publik melalui media.

“Tidak ada gunanya hanya menerima pujian. Hari ini kita ingin memaparkan semuanya secara terbuka,” tegasnya.

Wagub Reny juga menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Ia meminta insan pers tetap menjaga profesionalisme, termasuk menyampaikan kritik.

“Wartawan adalah ujung tombak kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Silakan memberitakan secara profesional. Tidak harus selalu positif, kalau ada kritik silakan disampaikan,” ujarnya.

Reny menjelaskan bahwa nama BERANI merupakan singkatan dari “Bersama Anwar-Reny” yang menjadi semangat kepemimpinan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Pak Gubernur dan saya meyakini bahwa BERANI bukan sekadar kata berani, tetapi merupakan singkatan dari Bersama Anwar-Reny,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk menghadirkan kehidupan yang adil dan bermartabat bagi seluruh masyarakat.

“Pak Gubernur dan saya memiliki komitmen untuk bertanggung jawab memberikan kehidupan yang adil dan bermartabat bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Reny memastikan hubungan kerja bersama Gubernur Anwar Hafid tetap solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kami bekerja keras untuk mewujudkan Sulawesi Tengah Nambaso. Saya tidak pernah berkonflik dengan Pak Gubernur. Kami kompak, mataharinya tetap Pak Gubernur. Kami berbagi tugas dengan jelas dan tidak ada yang bisa memisahkan kami kecuali Allah SWT,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *