Daerah

Libatkan Saka Bakti Husada, Dinkes Touna Tegaskan Peran Strategis Generasi Muda dalam Pembangunan Kesehatan

×

Libatkan Saka Bakti Husada, Dinkes Touna Tegaskan Peran Strategis Generasi Muda dalam Pembangunan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko. Foto: Dok Potretcelebes.com/Dinda

POTRETCELEBES, Ampana – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah melalui kegiatan Saka Bakti Husada. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.

Baca Juga: Dinkes Touna Harap Mahasiswa Kebidanan Beri Kontribusi Positif bagi Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, mengatakan gerakan Pramuka, khususnya melalui Saka Bakti Husada, telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program-program kesehatan. Menurutnya, kegiatan yang telah berlangsung secara konsisten selama puluhan tahun tersebut menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus edukasi kesehatan bagi generasi muda.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, kegiatan Pramuka menjadi penyeimbang yang sangat positif bagi tumbuh kembang generasi muda. Melalui Saka Bakti Husada, mereka tidak hanya dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, tetapi juga dibekali pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,” ujar dr. Niko.

Ia menjelaskan, para anggota Saka Bakti Husada mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pembangunan kesehatan, mulai dari kecintaan terhadap alam, pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, hingga pemahaman mengenai program Keluarga Berencana.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Perkemahan Saka Bakti Husada bertema “Remaja Tangguh, Mental Sehat, Masa Depan Hebat” yang digelar Dinkes PPKB Kabupaten Tojo Una-Una melalui Seksi Promosi Kesehatan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026, di SMK Negeri 4 Ampana Kota.

Perkemahan tersebut diikuti perwakilan dari 10 sekolah di Kabupaten Tojo Una-Una. Para peserta diharapkan dapat menjadi role model di lingkungan sekolah masing-masing dalam mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengajak teman sebaya untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, dr. Niko mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam upaya pemerataan informasi kesehatan di Kabupaten Tojo Una-Una. Kondisi geografis wilayah yang terdiri atas daerah terpencil dan kepulauan menjadi salah satu kendala dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor dan meningkatnya kesadaran masyarakat, terutama dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan perilaku hidup sehat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah hingga komunitas kepemudaan, untuk terus bergotong royong membangun derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan generasi Tojo Una-Una yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *