Berita Terkini

Speed Boat Wisata Angkut 13 Penumpang Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini

×

Speed Boat Wisata Angkut 13 Penumpang Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini

Sebarkan artikel ini
Speed Boat yang Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini. Foto: Dok Basarnas Gorontalo

POTRETCELEBES, Gorontalo – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari sebuah speed boat wisata yang mengangkut 13 orang yang dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Jumat (24/7/2026) malam.

Baca Juga: Nelayan Hilang di Teluk Tomini Ditemukan Selamat di Kepulauan Togean

Sebanyak 13 orang berada di dalam kapal tersebut, terdiri atas 11 warga negara asing (WNA) dan dua nahkoda warga negara Indonesia (WNI). Speed boat diketahui bertolak dari Sanctum Una Una Dive Resort menuju Pelabuhan Marisa pada pagi hari.

“Namun hingga sore hari, kapal yang diperkirakan telah tiba di tujuan itu tak kunjung memberikan kabar. Mengetahui adanya keterlambatan, seorang pemandu wisata kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Gorontalo untuk meminta bantuan pencarian,” ungkap Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto dalam rilis resminya.

Berdasarkan laporan awal, kata Hery, lokasi hilang kontak diperkirakan berada di sebelah barat daya Pantai Pohon Cinta dengan jarak sekitar 20 mil laut dari garis pantai. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Marisa langsung berkoordinasi dengan Pos Lanal Marisa dan Pos Polairud Marisa untuk melaksanakan operasi pencarian.

Basarnas Gorontalo juga menjalin koordinasi dengan Kantor SAR Palu mengingat lokasi dugaan hilang kontak berada di wilayah perbatasan kerja kedua kantor SAR tersebut.

“Dalam proses pencarian, sempat beredar informasi bahwa speed boat telah ditemukan dan ditarik oleh kapal pukat cincin yang melintas di sekitar lokasi. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, informasi tersebut dipastikan tidak benar,” ujarnya.

Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas Gorontalo turut berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Gorontalo guna menyebarluaskan informasi kepada nelayan serta kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi agar turut membantu memantau keberadaan speed boat tersebut.

Operasi SAR melibatkan Tim Pos SAR Marisa, Pos Lanal Marisa, dan Pos Polairud Marisa dengan dukungan satu unit rescue car, peralatan komunikasi, alat pelindung diri, peralatan medis, serta perlengkapan SAR air.

Proses pencarian menghadapi tantangan cuaca di laut. Di lokasi pencarian, tinggi gelombang dilaporkan mencapai 2 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 20 hingga 30 knot, meski kondisi cuaca secara umum cerah berawan.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh penumpang dan awak speed boat masih berstatus hilang kontak dan belum ditemukan. Basarnas Gorontalo memastikan operasi pencarian masih terus berlangsung dan perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan speed boat tersebut diimbau segera menghubungi layanan darurat 115 atau Kantor Basarnas Gorontalo di nomor (0435) 8521154.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *