Berita Terkini

Api dari Rumah Kosong Merembet ke Dua SD di Palu, Tiga Ruang Kelas Terbakar

×

Api dari Rumah Kosong Merembet ke Dua SD di Palu, Tiga Ruang Kelas Terbakar

Sebarkan artikel ini
Dua Sekolah SD di Kota Palu Terbakar. Foto: Kominfo Palu

POTRETCELEBES, Palu — Dua sekolah dasar negeri, yakni SDN 9 dan SDN 11 Kota Palu, di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, terbakar pada Senin (24/8/2026) siang.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.25 WITA. Sebanyak tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang dengan cepat membesar.

Informasi awal menyebutkan, api berasal dari sebuah rumah kosong yang berada di sekitar kompleks sekolah. Tiupan angin yang cukup kencang kemudian membuat api dengan cepat merambat hingga ke bangunan sekolah.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi bangunan sekolah sekaligus memastikan penanganan darurat segera dilakukan.

Dalam kunjungannya, Imelda didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Camat Palu Barat, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

“Saya lagi berada di lokasi kebakaran di SDN 9 dan SDN 11. Api memang berasal dari rumah kosong,” ujar Imelda kepada awak media di lokasi kejadian.

Menurutnya, kebakaran berdampak pada tiga ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Api menyambar karena angin terlalu kencang, menyambar ke beberapa kelas yang ada di sekolah dasar di Kampung Baru ini. Ada tiga ruang kelas belajar yang kena,” jelasnya.

Pemerintah Kota Palu memastikan kebakaran tersebut tidak menghambat proses belajar mengajar para siswa. Sebagai langkah darurat, pemerintah akan menyiapkan tenda sebagai tempat belajar sementara.

“Untuk kondisi darurat, kita akan dirikan tenda bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD. Meja dan kursinya belum kita pikirkan dulu, yang terpenting anak-anak tetap bisa belajar dengan menggunakan tenda yang ada,” ungkap Imelda.

Selain penanganan terhadap fasilitas pendidikan, pemerintah juga langsung melakukan pembersihan area terdampak kebakaran. Personel dari berbagai unsur dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

“Sore ini kita langsung bersihkan. Kita kerahkan personel dari Polsek, Kodim, Satpol PP, seluruh perangkat daerah, BPBD, dan Damkar untuk bersama-sama membersihkan lokasi,” katanya.

Kebakaran juga berdampak terhadap rumah warga. Api yang awalnya berasal dari rumah kosong tersebut menjalar ke tiga rumah yang masih dihuni.

Pemerintah Kota Palu memastikan warga terdampak akan mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Korban rumah yang terbakar, karena tadi api berasal dari rumah kosong kemudian menjalar ke tiga rumah yang ada penghuninya. Pemerintah Kota Palu akan memberikan bantuan,” ujar Imelda.

Melalui Dinas Sosial, pemerintah kemudian menyerahkan bantuan dasar kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut berupa sembako, pakaian, serta peralatan dapur.

Pemerintah Kota Palu menyatakan penanganan akan dilakukan secara terpadu, baik terhadap warga terdampak maupun fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.

Kegiatan belajar mengajar juga dipastikan tetap berjalan menggunakan fasilitas sementara sembari proses pembersihan, penanganan, dan pemulihan bangunan sekolah dilakukan.

Dengan melibatkan berbagai perangkat daerah serta unsur terkait, pemerintah berharap kondisi pascakebakaran dapat segera tertangani sehingga aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat di sekitar lokasi dapat kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *