Berita Terkini

Ratusan Pemuda Tanam Seribu Mangrove di Teluk Palu untuk Pulihkan Pesisir

×

Ratusan Pemuda Tanam Seribu Mangrove di Teluk Palu untuk Pulihkan Pesisir

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok potretcelebes.com

POTRETCELEBES, Palu – Ratusan pemuda dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas lingkungan menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan konservasi mangrove Teluk Palu, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/12/2025).

Baca Juga: Refleksi 7 Tahun Bencana, Mahasiswa Tanam Mangrove di Teluk Palu

Kegiatan berbasis aksi lingkungan ini merupakan bagian dari program Green Leadership angkatan kelima di Regional 8 Sulawesi Tengah yang diinisiasi oleh Institut Hijau Indonesia dan didukung sejumlah lembaga lingkungan lainnya.

Ketua Pelaksana, Serelina Teti Mandua, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi rangkaian dari Green Innovation Week atau GROW.

“Kami sedang melaksanakan tahap akhir dari pendidikan Green Leadership ke lima di Regional 8 Sulawesi Tengah. Sekarang ini kami sedang melaksanakan Green Innovation Week (GROW),” ujarnya.

Baca Juga: Seminar Nasional FH Untad Bahas Peran Pemuda dalam Keadilan dan Keberlanjutan Lingkungan

Menurut Serelina, GROW memuat berbagai agenda, mulai dari penanaman mangrove, aksi cinta pantai, hingga diskusi serta kegiatan lanjutan bertema lingkungan.

“Kegiatan hari ini adalah pembuka dari rangkaian kegiatan yang akan berkelanjutan ke depan. Pada aksi penanaman dan aksi cinta pantai kali ini, kami berkolaborasi dengan 16 kolaborator yang terdiri dari lembaga mahasiswa dan beberapa LSM,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, para peserta menanam kurang lebih seribu bibit mangrove di area konservasi yang selama ini menjadi perhatian berbagai kelompok pecinta lingkungan. Penanaman mangrove dinilai penting untuk menjaga ekosistem pesisir Teluk Palu sekaligus memperkuat area yang rentan abrasi.

Baca Juga: WALHI Soroti Rekomendasi Legalitas Rencana Tambang Rakyat di Parimo

Serelina menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan di Sulawesi Tengah.

“Kami anak muda dari Sulawesi Tengah ingin memulihkan wilayah-wilayah pesisir. Harapannya, kegiatan ini bukan hanya sampai di sini tetapi menjadi awal bagi aksi-aksi anak muda ke depannya,” katanya.

Serelina berharap aksi penanaman mangrove dapat menjadi momentum kolaborasi berkelanjutan untuk memulihkan pesisir Teluk Palu dan memperkuat gerakan lingkungan yang digerakkan oleh kaum muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *