Berita Terkini

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, FKUB Sulteng Desak Polisi Usut Tuntas

×

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, FKUB Sulteng Desak Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Zainal Abidin

POTRETCELEBES, Palu — Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyerangan keji dengan cara disiram air keras oleh orang tak dikenal pada Jumat (13/3/2026) lalu. Peristiwa tersebut menimbulkan luka serius pada korban dan memicu kecaman luas dari berbagai kalangan.

Penyerangan terjadi secara tiba-tiba saat korban berada di ruang publik. Pelaku diduga telah menyiapkan cairan berbahaya sebelum menyiramkannya ke arah tubuh korban, sehingga membuat suasana di lokasi kejadian panik. Aksi kekerasan ini dinilai sebagai perbuatan tidak berperikemanusiaan dan mencederai rasa aman masyarakat, terlebih berlangsung di tengah bulan suci Ramadan.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Tengah (FKUB Sulteng), Prof. Zainal Abidin, mengecam keras tindakan pelaku yang dinilainya tidak beradab dan bertentangan dengan nilai agama serta kemanusiaan.

Ia menegaskan, aksi penyiraman air keras secara brutal kepada sesama manusia merupakan perbuatan keji yang sangat mencederai kesucian bulan Ramadan.

“Di momentum spiritual tersebut seharusnya setiap orang menebarkan kebaikan dan menahan diri dari niat jahat yang dapat mencelakakan orang lain,” ujar Prof. Zainal yang juga merupakan Guru Besar UIN Datokarama Palu, Sabtu (14/3/2026) malam.

FKUB Sulawesi Tengah, lanjutnya, meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan profesional dalam mengusut tuntas insiden tersebut. Pengungkapan pelaku dan motif penyerangan dinilai penting guna memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Ia berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar seluruh elemen masyarakat menolak segala bentuk kekerasan dan terus memperkuat nilai persatuan serta kemanusiaan dalam kehidupan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *