Berita Terkini

Kepala BNPB: Pemerintah Pusat Tangani Langsung Dampak Gempa di Sigi

×

Kepala BNPB: Pemerintah Pusat Tangani Langsung Dampak Gempa di Sigi

Sebarkan artikel ini
Kepala BNPB, Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi di posko induk bencana Kabupaten Sigi. Foto: Potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil alih penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta memastikan proses penanganan bencana berjalan lebih optimal.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Jumat (19/6/2026).

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan daerah sekitarnya pada Selasa (16/6/2026). Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah.

“Kami dari pemerintah pusat melalui BNPB akan mengambil alih segala permasalahan yang berada di Kabupaten Sigi terkait penanganan bencana,” ujar Suharyanto saat berdialog dengan warga dan pemerintah daerah.

Menurutnya, prioritas utama yang akan dilakukan BNPB adalah memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik. Kebutuhan tersebut meliputi tempat tinggal sementara, logistik, air bersih, layanan kesehatan, hingga kebutuhan operasional di lapangan.

Suharyanto menegaskan kondisi pengungsian warga akan menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Tenda-tenda darurat yang saat ini digunakan masyarakat akan segera diganti dengan hunian sementara yang lebih layak.

“Tenda-tenda terpal itu nanti kita ganti semua dengan tenda yang lebih layak,” katanya.

Selain itu, BNPB akan menempatkan satu tim khusus di Kabupaten Sigi untuk melakukan pemantauan secara intensif terhadap kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

“Kami juga akan menempatkan satu tim sehingga kebutuhan-kebutuhan masyarakat betul-betul bisa terpantau,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah pusat akan difokuskan untuk membantu warga terdampak sebelum beralih ke kebutuhan lainnya.

“Yang diutamakan adalah masyarakat yang terdampak. Itu yang menjadi prioritas pertama,” tegasnya.

Dengan pengambilalihan penanganan bencana oleh BNPB, diharapkan proses pemulihan pascagempa di Kabupaten Sigi dapat berlangsung lebih cepat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih bertahan di sejumlah titik pengungsian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *