Daerah

Diduga Depresi, Perempuan Nyaris Tabrakkan Diri di Depan RSUD Ampana

×

Diduga Depresi, Perempuan Nyaris Tabrakkan Diri di Depan RSUD Ampana

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Humas Polres Touna

POTRETCELEBES, Touna – Seorang perempuan nyaris menjadi korban kecelakaan setelah diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepat di depan RSUD Ampana, Jumat (3/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut segera direspons cepat oleh personel piket dari Polsek Ampana Kota yang mengamankan perempuan berinisial EK, warga asal Parigi. Aksi nekat itu sempat memicu kemacetan lalu lintas karena terjadi di ruas jalan utama sekitar pukul 21.00 WITA.

Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, menjelaskan bahwa saat kejadian, EK membawa anaknya yang masih berusia dua tahun. Ia dilaporkan berusaha menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas di lokasi.

“Personel piket bersama warga segera mengamankan saudari EK ke mobil patroli. Namun, dalam perjalanan menuju kantor, yang bersangkutan jatuh pingsan sehingga langsung dibawa ke UGD RS Umum Ampana untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Maryanto, Sabtu (4/4/2026).

Dari hasil penelusuran pihak kepolisian, tindakan tersebut diduga dipicu oleh persoalan rumah tangga. Berdasarkan keterangan Sutrisno, kerabat tempat EK tinggal sementara di Jalan Pulau Walea, sebelum kejadian sempat terjadi perselisihan antara EK dan suaminya, RMA.

“Sekitar pukul 16.00 WITA, keduanya terlibat cekcok di rumah saksi. Setelah itu, EK meninggalkan rumah dengan membawa anaknya yang masih balita,” tambahnya.

EK sempat mendapatkan perawatan di UGD dengan pendampingan keluarga.

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menghadapi persoalan rumah tangga dan tidak mengambil keputusan yang membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah, agar tidak berujung pada tindakan yang merugikan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *