Berita Terkini

Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa di Palu

×

Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa di Palu

Sebarkan artikel ini
Penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Palu mulai menunjukkan dampak positif. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Palu mulai menunjukkan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kehadiran dan semangat belajar siswa.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Resmikan Dapur MBG SPPG NDR Loji di Parimo

Salah satu sekolah yang merasakan manfaat tersebut adalah SMP Negeri 14 Palu yang berlokasi di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur.

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri 14 Palu, Perysay Ricard, mengungkapkan bahwa sejak tahap perencanaan, siswa telah menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program MBG.

“Terus terang, dari jauh hari saat rencana program ini dibuat, anak-anak sudah bersemangat untuk menyambut. Dan ketika pelaksanaan MBG dari awal hingga sekarang, responnya sangat senang dan gembira,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, program ini sangat membantu siswa, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan uang jajan.

“Ada beberapa siswa yang uang jajannya mungkin hanya cukup sampai setengah hari. Dengan adanya makan siang di sekolah, mereka sangat terbantu,” jelasnya.

Dari sisi pelaksanaan, program MBG di SMP Negeri 14 Palu telah berjalan sejak Agustus hingga Januari dengan dukungan dapur awal. Saat ini, distribusi makanan telah dialihkan ke dapur baru di wilayah Raja Moili, sesuai pembagian zona layanan.

Lebih lanjut, Perysay menuturkan bahwa dampak program ini juga mulai terlihat pada tingkat kehadiran siswa dalam enam bulan pertama pelaksanaan.

“Kalau ditanya dampaknya terhadap kehadiran siswa, dalam enam bulan pertama itu memang anak-anak terlihat lebih bersemangat untuk datang ke sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu siswa, Jelita, mengaku merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Ia menyebut MBG tidak hanya membuatnya senang, tetapi juga membantu menghemat uang jajan.

“Dengan adanya MBG ini, perasaanku sangat senang dan kita lebih hemat lagi. Uang jajan bisa disimpan,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa menu makanan yang disajikan menjadi hal yang dinantikan setiap hari oleh para siswa.

“Banyak menu-menu yang dinantikan, seperti hari ini ada ayam, tahu, dan sayur. Dengan adanya MBG ini juga membuat kita lebih semangat hadir di sekolah dan menebak kira-kira hari ini menunya apa lagi,” tuturnya.

Menurut Jelita, pembagian makanan sejauh ini sudah cukup merata. Namun, ia berharap ke depan program ini terus ditingkatkan, terutama dari sisi variasi menu.

“Sejauh ini pembagian sudah cukup merata, harapannya ke depan bisa lebih baik lagi dan menunya terus bervariasi,” tutupnya.

Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi solusi pemenuhan gizi siswa, tetapi juga mampu mendukung proses belajar mengajar secara berkelanjutan. Dengan distribusi yang semakin optimal, manfaat program ini diharapkan terus meningkat bagi seluruh siswa di Kota Palu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *