Daerah

Kejati Sulteng Gelar Upacara HUT ke-75 PERSAJA

×

Kejati Sulteng Gelar Upacara HUT ke-75 PERSAJA

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Penkum Kejati Sulteng

POTRETCELEBES, Palu – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) tahun 2026 dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejati Sulteng dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., selaku inspektur upacara.

Upacara ini diikuti oleh para pejabat utama, para kepala kejaksaan negeri, serta seluruh pegawai di lingkungan Kejati Sulteng.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulteng membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia. Mengawali amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga seluruh insan Adhyaksa dapat mengikuti upacara peringatan HUT ke-75 PERSAJA dalam keadaan sehat.

Jaksa Agung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa usia 75 tahun PERSAJA bukan sekadar angka, melainkan cerminan perjalanan panjang pengabdian, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat institusi Kejaksaan sebagai pilar penting dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan, sejak didirikan oleh para pendahulu Kejaksaan, PERSAJA hadir sebagai wadah pemersatu korps Adhyaksa dalam satu ikatan batin dan kesamaan pola pikir untuk membela kepentingan negara dan masyarakat. Dalam dinamika awal kemerdekaan, organisasi ini memiliki peran strategis dalam memperkuat soliditas dan profesionalisme jaksa, yang tidak terlepas dari kontribusi Jaksa Agung R. Soeprapto sebagai pelopor pembentukan organisasi profesi tersebut.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung menegaskan bahwa PERSAJA harus terus menjalankan fungsi strategis sebagai motor penggerak dalam memajukan profesi jaksa sekaligus menjaga harkat dan martabat institusi. Dengan mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, organisasi ini diharapkan mampu menjadi landasan moral, intelektual, dan profesional bagi seluruh insan Adhyaksa.

Seiring dinamika penegakan hukum yang terus berkembang, PERSAJA juga dituntut memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta menjadi wadah aspirasi yang responsif dan konstruktif bagi seluruh anggotanya. Peran tersebut dinilai penting dalam mendukung transformasi sistem hukum nasional, khususnya dengan diberlakukannya KUHP dan KUHAP baru pada 2026 yang mengedepankan pendekatan hukum yang lebih humanis, restoratif, dan berorientasi pada keadilan substantif.

Selain itu, PERSAJA diharapkan mampu menjadi penjaga integritas jaksa melalui penegakan kode etik serta penanaman nilai-nilai kejujuran, independensi, dan tanggung jawab profesional secara berkelanjutan. Kepercayaan publik terhadap Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum yang dipercaya harus terus dijaga melalui kinerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung menekankan pentingnya momentum peringatan HUT ke-75 PERSAJA sebagai sarana mempererat jiwa korsa, memperkuat soliditas, serta meneguhkan solidaritas di antara seluruh insan Adhyaksa.

Upacara berlangsung tertib dan lancar, serta ditutup dengan semangat kebersamaan seluruh peserta yang menggaungkan komitmen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *