Berita Terkini

PKM-PM UWN Palu Didanai KemdiktiSaintek, Latih Warga Loru Kelola Jagung Tanpa Limbah

×

PKM-PM UWN Palu Didanai KemdiktiSaintek, Latih Warga Loru Kelola Jagung Tanpa Limbah

Sebarkan artikel ini
Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) dari Universitas Widya Nusantara (UWN) Palu. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) dari Universitas Widya Nusantara (UWN) Palu berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (KemdiktiSaintek) Republik Indonesia.

Baca Juga: Inovatif! Mahasiswa UWN Palu Raih Pendanaan PKM-K lewat Tonik Rambut Daun Pandan

Pendanaan ini mendukung pelaksanaan program bertajuk “EcoFuture: Pemberdayaan Ibu PKK Berbasis Zero Waste dalam Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Pengelolaan Jagung (Zea mays) di Desa Loru.”

Program yang dipimpin oleh Inayah Salsabilah bersama anggota tim Aning Pratiwi, Ferdi Arifin, dan Najwa Sarita dengan dosen pembimbing Ns. I Made Rio Dwijayanto, S.Kep., M.Kep.

Fokus utama kegiatan adalah pemberdayaan ibu-ibu PKK di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, melalui pelatihan pengelolaan jagung secara menyeluruh berbasis prinsip zero waste.

Baca Juga: 17.306 Siswa di Sulteng Terima Beasiswa PIP Aspirasi dari Nilam Sari Lawira

“Selama ini, masyarakat hanya memanfaatkan biji jagung, sementara bagian lainnya seperti rambut, tongkol, dan kulitnya menjadi limbah. Kami ingin mengubah limbah tersebut menjadi produk bernilai jual,” ujar Inayah dalam keterangan resminya, Jumat (25/7/2025).

Dalam program ini, ibu-ibu PKK diajarkan mengolah rambut jagung menjadi teh herbal, tongkol menjadi lilin aromaterapi, kulit jagung menjadi kerajinan tangan, hingga menjadikan biji jagung sebagai bahan baku bedak herbal. Selain mengurangi limbah, kegiatan ini bertujuan menciptakan peluang usaha baru untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Dosen pembimbing, Ns. I Made Rio Dwijayanto, menyebut program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Baca Juga: Mahasiswa UWN Palu Ciptakan Jalur Hiking Edukatif di Olovatu Sigi

“Ini adalah bentuk kontribusi mahasiswa terhadap penguatan UMKM berbasis potensi lokal dan pemerataan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Program PKM-PM EcoFuture akan berlangsung selama empat bulan dengan metode tatap muka langsung. Kegiatan mencakup pelatihan, pendampingan produksi, pengenalan strategi pemasaran, serta monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan program.

Keberhasilan tim PKM-PM Universitas Widya Nusantara Palu dalam meraih pendanaan dari KemdiktiSaintek menjadi bukti nyata kapasitas mahasiswa dalam menciptakan solusi kreatif yang berpijak pada potensi lokal. Inisiatif ini juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *