Berita Terkini

Fakultas Hukum Untad Resmi Miliki Prodi S1 Ilmu Hukum dan Laboratorium Hukum

×

Fakultas Hukum Untad Resmi Miliki Prodi S1 Ilmu Hukum dan Laboratorium Hukum

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) kini resmi memiliki Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Hukum serta Laboratorium Hukum. Peresmian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Rektor yang diberikan langsung oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar, dalam acara Halal Bihalal Fakultas Hukum Untad, Rabu (23/4/2025).

SK tersebut sekaligus mengukuhkan Dr. Ansar Saleh sebagai Kaprodi S1 Ilmu Hukum dan Titie Yustisia Lestari sebagai Kepala Laboratorium Hukum.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Untad, Dr. Awaluddin, mengapresiasi dukungan penuh dari pihak rektorat. Ia menyebut hadirnya prodi S1 Ilmu Hukum merupakan bagian dari transformasi besar di lingkungan fakultas.

“Satu bulan kinerja kami, alhamdulillah, Pak Rektor memback up semua program kami. Ini adalah awal transformasi di fakultas hukum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Prodi S1 Ilmu Hukum akan menjadi tulang punggung pelaksanaan berbagai program akademik ke depan.

Selain itu, Dr. Awaluddin menjelaskan bahwa Laboratorium Hukum kini menaungi tiga unit. Yaitu, unit Peradilan Semu, unit Konsultasi dan Bantuan Hukum, dan unit Klinik Hukum.

Unit Klinik Hukum siap memberikan pendampingan kepada civitas akademika dalam persoalan hukum.

“Kami sudah buktikan, kemarin sudah mendampingi klien. Tidak perlu takut diminta bayaran, itu urusan dekan,” tegas Dr. Awaluddin.

Dalam kesempatan itu, Dekan Fakultas Hukum juga menyampaikan visinya untuk menjadikan fakultas yang ia pimpin setara dengan fakultas lain yang lebih dulu unggul.

“Saya tidak punya target muluk-muluk, yang penting Fakultas Hukum ini unggul dan jadi contoh,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Amar, menegaskan pentingnya sinergi dan integritas dalam proses pembenahan fakultas. Ia menjelaskan bahwa pembentukan prodi dan laboratorium merupakan langkah strategis dalam perbaikan tata kelola dan persiapan menuju akreditasi internasional.

“Klinik hukum yang dibentuk ini adalah fondasi penting, tidak hanya untuk akreditasi unggul, tapi juga sebagai bagian dari kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Prof. Amar juga menyampaikan bahwa saat ini pihak universitas tengah mempersiapkan pembukaan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum. Ia berharap seluruh elemen fakultas dapat terus bekerja sama dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Untad.

Dengan hampir 600 mahasiswa dalam satu program studi, pengelolaan akademik yang baik dinilai sangat penting untuk mendukung cita-cita besar menjadikan Fakultas Hukum Untad sebagai institusi hukum unggulan di kawasan Timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *