Berita Terkini

Tuding Ada Manuver Politik, PMII Tolitoli Tolak Forum Lanjutan Konkorcab X

×

Tuding Ada Manuver Politik, PMII Tolitoli Tolak Forum Lanjutan Konkorcab X

Sebarkan artikel ini
Ketua PC PMII Tolitoli, Moh Rizal. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Tolitoli – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tolitoli melayangkan pernyataan sikap keras terhadap pelaksanaan lanjutan Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) X PMII Sulawesi Tengah yang digelar secara sepihak di Kota Palu.

Baca Juga: Jangan Asal Posting! Jaksa Ingatkan Sanksi Hukum di Medsos ke Pelajar MAN 1 Palu

Konkorcab X sebelumnya diselenggarakan di Kabupaten Tolitoli pada 10–15 Mei 2025. Namun, dinamika internal yang terjadi menyebabkan forum tersebut mengalami kebuntuan dalam proses pemilihan Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) dan akhirnya dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

PC PMII Tolitoli menyatakan bahwa forum yang sebelumnya deadlock tersebut, tiba-tiba dilanjutkan secara diam-diam tanpa koordinasi yang jelas. Ironisnya, forum lanjutan itu bahkan disebut tidak diketahui oleh Ketua PKC yang sah.

“Ini adalah bentuk pelecehan terhadap mekanisme organisasi. PMII bukan milik kelompok atau oknum tertentu. Tindakan melanjutkan forum secara sembunyi-sembunyi tanpa dasar konstitusional adalah bentuk pembangkangan terhadap AD/ART,” tegas Ketua PC PMII Tolitoli, Moh Rizal, dalam keterangannya kepada media, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: PC PMII Tolitoli Soroti Dugaan Minyak Oplosan yang Beredar di Kabupaten Tolitoli

Dalam pernyataannya, PC PMII Tolitoli juga menyoroti sikap Pengurus Besar PMII (PB PMII) yang dinilai tidak tanggap atas konflik yang terjadi. Mereka menilai PB PMII justru terkesan membiarkan forum lanjutan yang dianggap tidak sah tersebut.

“Kami sangat menyayangkan sikap abai dari PB PMII. Bukannya mengambil alih penyelesaian konflik, justru terlihat membiarkan forum ilegal itu berlangsung, yang pada akhirnya mencederai nilai kolektifitas organisasi,” ujar Rizal.

PC PMII Tolitoli pun mengeluarkan tiga tuntutan tegas:

  1. Meminta PB PMII bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang merusak tatanan organisasi.
  2. Mendesak PB PMII untuk mengambil alih penuh penyelesaian Konkorcab X secara konstitusional.
  3. Menuntut pelaksanaan ulang Konkorcab secara adil, transparan, dan melibatkan seluruh unsur cabang.

Sementara itu, Sekretaris PC PMII Tolitoli, Arya Prasetyo, menegaskan bahwa PMII bukan milik segelintir elite yang bisa seenaknya menentukan arah organisasi tanpa proses yang demokratis.

Baca Juga: Naikkan 6 Kursi DPRD, Amran Hi. Yahya Kembali Pimpin PBB Tolitoli

“PMII bukan milik sekelompok elit yang seenaknya memutuskan arah organisasi. Ini organisasi kader, bukan alat kekuasaan,” ujarnya.

PC PMII Tolitoli menegaskan akan terus mengawal jalannya organisasi agar tetap berada pada rel konstitusi dan semangat pergerakan, serta menolak segala bentuk manuver politik pragmatis yang berpotensi merusak marwah PMII sebagai organisasi kader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *