Berita Terkini

Arus Abdul Karim Berpeluang Tiga Periode, Ketum Golkar Teken Diskresi

×

Arus Abdul Karim Berpeluang Tiga Periode, Ketum Golkar Teken Diskresi

Sebarkan artikel ini
Menteri Bahlil (tengah), Ketua DPD Partai Golkar Sulteng Arus Abdul Karim (mengenakan topi). Foto: Istimewa

POTRETCELEBES, Palu – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat kepada Arus Abdul Karim untuk kembali memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk periode ketiga.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulteng di Sriti Convention Hall, Palu, Minggu (24/8/2035).

Dalam sambutannya, Bahlil mengungkapkan bahwa diskresi dari DPP dapat menjadi dasar hukum untuk memperpanjang masa kepemimpinan Arus yang telah menjabat selama dua periode.

“Ketika Kak Muhidin sampaikan ke saya, Dinda ini Ketua Golkar Sulteng sudah dua periode, akan bisa tiga periode kalau butuh diskresi, ini harus ada surat persetujuan dari dinda,” ujar Bahlil.

Ia menambahkan, “Siapa yang bisa melawan Kanda Arus? Saya bilang kalau saya melawan, itu pun saya bisa tergilas dengan ombak. Daripada saya mau tergilas, sudah, sini saya teken (diskresi), jalan barang itu.”

Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, masa jabatan Ketua DPD dibatasi maksimal dua periode. Namun, aturan tersebut memungkinkan perpanjangan masa jabatan melalui diskresi Ketua Umum.

Sekretaris DPD Partai Golkar Sulteng, Amran Bakir Nai, membenarkan bahwa Ketum DPP telah menyatakan kesediaannya memberikan diskresi secara resmi.

“Tadi di sambutan Ketum kita saksikan sendiri bahwa beliau akan memberikan persetujuan atau penandatanganan diskresi. Karena Pak Arus ini sudah dua kali menjabat, sementara AD/ART kita membatasi cukup dua kali. Tadi sinyal yang diberikan Ketum itu, persetujuan sudah beliau tandatangani,” jelas Amran.

Lebih lanjut, Amran menyampaikan bahwa hingga malam sebelum pembukaan Musda, baru satu nama yang mengembalikan formulir pencalonan, yaitu Arus Abdul Karim.

“Sejauh ini baru satu orang yang mengembalikan formulir, dan dari Rapimda kita lihat 12 kabupaten dan 1 kota telah menyatakan dukungan terhadap beliau untuk kembali menjadi Ketua Golkar Sulteng periode 2025-2030,” ujarnya.

Musda XI Partai Golkar Sulteng ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang telah digelar pada 22 Agustus lalu. Seluruh tahapan, termasuk penetapan pimpinan sidang, tata tertib, laporan pertanggungjawaban, hingga pemilihan ketua, dijadwalkan berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Salah satu agenda penting Musda adalah sidang komisi yang akan membahas program kerja, rekomendasi, serta pernyataan politik partai ke depan.

Musda ini menjadi penentu arah kepemimpinan Golkar Sulteng lima tahun mendatang, dan dengan dukungan penuh dari pusat, besar kemungkinan Arus Abdul Karim akan melanjutkan kepemimpinannya untuk periode ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *