Berita Terkini

Ruas Jalan Boilan–Lambunu Siap Dibangun 2025, Buol ke Palu Dapat Ditempuh 8 Jam

×

Ruas Jalan Boilan–Lambunu Siap Dibangun 2025, Buol ke Palu Dapat Ditempuh 8 Jam

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Facebook/@Bupati Buol

POTRETCELEBES, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah memastikan bahwa pembangunan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Boilan (Kabupaten Buol) dan Lambunu (Kabupaten Parigi Moutong) akan mulai dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025.

Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Sulawesi Tengah.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas BMPR Sulteng Faidul Keteng beserta jajaran, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Kepala Dinas PUPR Buol Darsyat, serta perwakilan perusahaan Sonokeling, Syaiful, yang HGU-nya akan dilewati oleh trase jalan baru ini.

“Insya Allah kami dari Bina Marga Provinsi akan laksanakan pembangunan ruas jalan Boilan ke Lambunu pada Tahun Anggaran 2025, sesuai permintaan Bupati Buol kepada Gubernur Sulteng. Ruas jalan ini akan membentang sepanjang 88,9 kilometer,” ujar Faidul Keteng dalam pertemuan tersebut.

Menghubungkan Buol ke Parigi, Menuju Palu Lebih Singkat

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo atau yang akrab disapa Bowo, menyampaikan bahwa proyek strategis ini akan membawa dampak besar terhadap konektivitas dan pertumbuhan wilayah. Ruas jalan tersebut akan menghubungkan Desa Boilan, Kecamatan Tiloan (Kabupaten Buol), dengan Desa Lambunu, Kecamatan Bolano (Kabupaten Parigi Moutong).

“Ruas jalan Boilan–Lambunu ini akan membuka akses baru, membuka dusun-dusun, bahkan desa baru. Tanah akan semakin bernilai, ekonomi akan tumbuh, dan yang terpenting adalah membuka isolasi wilayah serta memangkas jarak tempuh ke ibu kota provinsi,” jelas Bowo.

Menurutnya, jika jalan ini rampung dan layak dilalui, maka perjalanan dari Buol ke Palu yang selama ini memakan waktu sangat lama, bisa ditempuh hanya dalam 8–10 jam perjalanan darat melalui jalur selatan, melewati wilayah Parigi Moutong di pesisir timur Teluk Tomini.

Dukungan Politik dan Anggaran Diupayakan Maksimal

Bupati Buol juga menilai proyek ini sebagai warisan besar dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Ia menyampaikan optimisme bahwa proyek ini akan menjadi simbol komitmen pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terluar.

“Insya Allah proyek jalan Boilan–Lambunu ini akan menjadi legacy dari seorang Anwar Hafid. Nama beliau akan tertoreh dalam sejarah daerah ini. Kami optimis pembangunan berjalan lancar, karena dukungan politik dan anggaran sangat kuat. Bahkan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga sahabat baik Gubernur dari Partai Demokrat siap mendukung,” tambahnya.

Rencana ini juga didukung oleh ketersediaan anggaran dari pemerintah provinsi, serta sinergi antara kabupaten dan provinsi yang akan mendorong percepatan pembangunan. Bupati Buol berharap jalan ini sudah bisa dilalui pada tahun 2026 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *