Berita Terkini

Ruas Kebun Kopi Kembali Longsor, BPJN Pastikan Penanganan Lereng

×

Ruas Kebun Kopi Kembali Longsor, BPJN Pastikan Penanganan Lereng

Sebarkan artikel ini
Alat berat melakukan pembersihan material longsor di Kebun Kopi. Foto: Dok. BPBD Sulteng

POTRETCELEBES, Parimo — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah memastikan penanganan cepat atas peristiwa longsor yang terjadi di Jalur Kebun Kopi, Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kilometer 56, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong.

Longsor terjadi pada Kamis malam (11/9/2025) sekitar pukul 21.30 WITA akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Material longsoran sempat menutup badan jalan dan menyebabkan kendaraan yang melintas terjebak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Semalam pukul 21.30 WITA ada kejadian longsor di ruas Kebun Kopi – Toboli KM 56+100 akibat hujan deras yang mengakibatkan kendaraan terjebak material longsor. Tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala BPJN Sulteng, Bambang S. Razak, kepada media Jumat (12/9/2025).

Menurut Bambang, tim dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pelaksana proyek langsung turun ke lokasi dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material longsor. Jalan sudah dapat dilalui kembali sejak Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.

“Tim langsung membersihkan material longsoran dengan dua alat berat. Pada pukul 02.30 WITA, lalu lintas sudah kembali fungsional,” tambahnya.

Bambang juga menjelaskan bahwa titik longsor tersebut merupakan lokasi yang sebelumnya terdampak bencana serupa pada tahun 2024 dan saat ini masih dalam tahap penanganan lereng.

“Lokasi tersebut merupakan titik longsoran tahun 2024 dan saat ini sedang dalam tahap penanganan lereng. Kami akan memastikan ruas jalan tersebut, khususnya titik longsoran, tetap fungsional,” jelasnya.

BPJN Sulteng mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan longsor selama musim hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *