Berita Terkini

Sempat Masuk Zona Siaga, BPBD Pastikan Buol Aman dari Tsunami

×

Sempat Masuk Zona Siaga, BPBD Pastikan Buol Aman dari Tsunami

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok BPBD Buol

POTRETCELEBES, Buol – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol memastikan kondisi wilayah Buol aman dan terkendali setelah peringatan dini tsunami yang sempat diberlakukan menyusul gempa bumi magnitudo 7,7 di perairan Filipina, Senin (8/6/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Khacfy Mardjun, mengatakan peringatan siaga tsunami yang sebelumnya dikeluarkan telah dicabut setelah waktu estimasi kedatangan gelombang tsunami yang ditetapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 07.25 WITA telah terlewati tanpa adanya dampak yang membahayakan.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, waktu peringatan tsunami pada pukul 07.25 WITA sudah terlewati. Oleh karena itu, imbauan siaga tsunami sudah dicabut. Insya Allah Kabupaten Buol aman dari ancaman gempa maupun tsunami,” kata Khacfy, Senin (8/6).

Ia menjelaskan, BPBD Buol terus melakukan pemantauan secara langsung melalui sistem dan alat pemantauan real-time untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya indikasi yang dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun menimbulkan keresahan di tengah warga.

“Kami terus memantau kondisi secara langsung menggunakan alat pemantauan real-time. Insya Allah kondisi Kabupaten Buol aman dan terkendali serta tidak ada hal-hal yang dapat meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Meski status siaga tsunami telah dicabut, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait.

Khacfy juga meminta pemerintah desa untuk terus memperkuat kesiapsiagaan bencana, termasuk melakukan pembenahan dan perbaikan jalur-jalur evakuasi yang ada di wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah. Selain itu, desa-desa perlu memperkuat kesiapsiagaan dengan memastikan jalur evakuasi dalam kondisi baik dan dapat digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan,” katanya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang perairan Filipina memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. Kabupaten Buol sempat masuk dalam daftar wilayah berstatus siaga bersama sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Namun, setelah dilakukan pemantauan dan evaluasi oleh BMKG, peringatan tersebut dinyatakan berakhir dan kondisi di wilayah Buol dipastikan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *