Berita Terkini

Banjir di Tolitoli, Lebih dari Seribu Jiwa Terdampak

×

Banjir di Tolitoli, Lebih dari Seribu Jiwa Terdampak

Sebarkan artikel ini
Banjir di Kabupaten Tolitoli setinggi atap rumah. Foto: Dok BPBD Sulteng

POTRETCELEBES, Tolitoli — Banjir melanda lima kelurahan di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Hujan deras yang mengguyur sejak siang hari disertai air laut pasang menyebabkan luapan sungai dan drainase tidak mampu menampung debit air.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Akris Fattah, dalam rilis resminya menjelaskan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya sejumlah aliran sungai di wilayah Kelurahan Baru, Tuweley, Nalu, Tambun, dan Panasakan.

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Berdasarkan data terbaru pada Senin (27/10/2025) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulteng, total ribuan warga terdampak di lima kelurahan.

Di Kelurahan Tuweley, sebanyak 328 kepala keluarga (KK) terdampak. Air merendam ratusan rumah dan menyebabkan listrik padam serta pipa air bersih rusak. Selain itu, dua unit sarana pendidikan dan satu sarana ibadah turut terendam. Kerusakan juga terjadi pada bronjong sungai di sekitar wilayah tersebut.

Sementara di Kelurahan Baru, banjir berdampak pada 307 KK atau 921 jiwa, terdiri dari 398 laki-laki dan 523 perempuan. Enam unit sekolah dan dua rumah ibadah terendam, serta akses air bersih terganggu akibat rusaknya jaringan pipa.

Kelurahan Nalu melaporkan 215 KK terdampak, sedangkan di Kelurahan Tambun terdapat 249 KK dengan kerusakan signifikan pada rumah warga, ruas jalan, sarana pendidikan, dan tiga unit perkantoran.

Adapun di Kelurahan Panasakan, 246 KK terdampak dengan kerusakan ringan hingga sedang pada rumah dan fasilitas umum.

Ratusan Warga Mengungsi, Tak Ada Korban Jiwa

Data BPBD menyebutkan, sedikitnya 139 KK mengungsi ke tempat aman, terdiri atas 110 KK dari Tuweley, 5 KK dari Baru, dan 24 KK dari Tambun.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.

BPBD Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Tolitoli dan Basarnas telah melakukan evakuasi warga serta assessment kerusakan di lapangan. Sejumlah langkah darurat tengah dilakukan, termasuk koordinasi lintas instansi untuk penyaluran bantuan.

Adapun kebutuhan mendesak yang dilaporkan antara lain:

  • Logistik penanggulangan bencana (PB)
  • Peralatan evakuasi
  • Air bersih
  • Normalisasi sungai
  • Penguatan tebing dan pemasangan bronjong

Hingga Senin (27/10/2025) malam, kondisi air di sebagian besar wilayah telah berangsur surut. Warga mulai membersihkan rumah masing-masing dan sebagian pengungsi telah kembali ke rumah mereka.

Meski begitu, BPBD masih mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan di wilayah Tolitoli diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *