Berita Terkini

Sempat Lumpuh karena Dicuri, Sistem Peringatan Dini Tsunami Palu Kembali Difungsikan

×

Sempat Lumpuh karena Dicuri, Sistem Peringatan Dini Tsunami Palu Kembali Difungsikan

Sebarkan artikel ini
Proses perbaikan EWS Kelurahan Lere, Kota Palu. Foto: BPBD Kota Palu

POTRETCELEBES, Palu — Sistem peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS) di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali diperbaiki setelah sebelumnya mengalami gangguan akibat pencurian kabel sirine.

Baca Juga: Pemkot Palu Perpanjang Status Siaga Darurat Banjir dan Cuaca Ekstrem

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, mengatakan perbaikan tersebut dilakukan mengingat EWS tsunami merupakan salah satu prasarana vital kebencanaan.

“EWS peringatan dini tsunami di Kelurahan Lere kembali diperbaiki,” kata Presly, Sabtu (24/1/2026) pagi.

Ia menjelaskan, pada November 2025 lalu, kabel sirine EWS tsunami di wilayah tersebut dilaporkan hilang akibat dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab. Hingga saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam proses hukum dan belum tuntas.

Presly menegaskan, meskipun kasus hukum belum selesai, BPBD Kota Palu terus berupaya agar sistem peringatan dini tersebut dapat segera berfungsi kembali demi keselamatan masyarakat. Upaya perbaikan akhirnya dapat difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Proses perbaikan difasilitasi oleh BNPB karena kejadian ini dikategorikan sebagai dampak pengerusakan, bukan kerusakan akibat proses pemanfaatan,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak ketiga selaku pelaksana pembangunan EWS tsunami tahun 2025 menyatakan bahwa kehilangan kabel tersebut tidak termasuk dalam tanggung jawab masa pemeliharaan pascapembangunan. Namun, melalui koordinasi intensif BPBD Kota Palu serta fasilitasi Direktorat Peringatan Dini BNPB, pihak ketiga akhirnya bersedia melakukan perbaikan.

Presly berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Kota Palu, khususnya di tiga lokasi pembangunan EWS baru, yakni Kelurahan Lere, Talise, dan Silae, agar bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas kebencanaan tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan EWS tsunami secara bertanggung jawab. Termasuk EWS tsunami milik BMKG yang berada di Taman GOR, mari kita jaga dengan baik karena EWS merupakan salah satu alat keselamatan warga Kota Palu dari ancaman bencana tsunami,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *