Berita Terkini

Imigrasi Palu Targetkan Pemulangan 15 WN Filipina Pekan Ini

×

Imigrasi Palu Targetkan Pemulangan 15 WN Filipina Pekan Ini

Sebarkan artikel ini
Warga Negara Filipina. Foto: potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Sebanyak 15 warga negara (WN) Filipina yang terdampar di perairan Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah tiba di Kota Palu. Saat ini, seluruh WN Filipina tersebut telah ditempatkan di rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: 15 WN Filipina Terdampar di Perairan Buol, Ditemukan Nelayan Setelah 13 Hari Terombang-ambing di Laut

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait identitas dan kewarganegaraan para wna tersebut.

“Kami masih mengambil keterangan. Kami pastikan terlebih dahulu apakah benar seluruhnya warga negara Filipina atau ada kemungkinan warga negara Malaysia yang fasih berbahasa Filipina, maupun sebaliknya,” ujar Akmal saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, pihaknya telah menerima instruksi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk segera berkoordinasi dengan Konsulat Filipina yang berada di Manado.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak konsulat. Kalau bisa secepatnya dipulangkan ke negara asal, karena kondisi para WN ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Menurut Akmal, proses pemulangan akan dilakukan setelah pihak imigrasi menerima hasil kuesioner yang dikirim oleh Konsulat Filipina untuk memastikan status kewarganegaraan mereka.

“Jika nanti hasilnya memastikan seluruhnya warga negara Filipina, kami akan bersurat untuk memohonkan pembuatan dokumen perjalanan agar mereka bisa dipulangkan ke negara asalnya,” jelasnya.

Terkait mekanisme pemulangan, Akmal menyebutkan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Konsulat Filipina.

“Untuk biaya pemulangan ditanggung oleh konsulat. Kami hanya membantu mengantar sampai ke Manado. Kami berharap proses ini bisa dilakukan dalam minggu ini, secepatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Andhika, menjelaskan bahwa dari 15 WN Filipina tersebut, terdapat seorang balita.

“Kami sudah menyiapkan kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian. Saat ini mereka masih dalam tahap pemulihan,.” kata Andhika.

Ia menegaskan, pihak Imigrasi Palu menargetkan agar seluruh WN Filipina tersebut dapat segera kembali ke negaranya masing-masing setelah seluruh proses administrasi selesai.

Di sisi lain, salah satu WN Filipina bernama Banjir mengungkapkan bahwa seluruh dokumen kewarganegaraan mereka hilang saat berada di laut.

Menurut pengakuannya, mereka berlayar dari Malaysia menuju Filipina. Namun di tengah perjalanan, perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan terombang-ambing di laut selama 13 hari hingga akhirnya terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *