Berita Terkini

Getaran Alat Berat Picu Pergeseran Tanah di Morowali, 288 Warga Mengungsi

×

Getaran Alat Berat Picu Pergeseran Tanah di Morowali, 288 Warga Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok BPBD Sulteng

POTRETCELEBES, Morowali – Bencana pergeseran tanah terjadi di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 17.48 WITA, sementara peristiwa awal terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, pergeseran tanah diduga dipicu oleh aktivitas lima unit alat berat jenis excavator yang sedang melakukan proses loading. Aktivitas tersebut menimbulkan getaran cukup kuat hingga menyebabkan kepanikan warga setempat.

Getaran kembali dirasakan pada keesokan harinya menjelang malam, disertai tanda-tanda pergeseran tanah.

“Akibat kejadian tersebut, sebanyak 94 kamar kos terdampak dan 288 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini,” demikian bunyi rilis TRC Pusdalops BPBD Sulteng, Kamis (29/1/2026) malam.

BPBD Kabupaten Morowali bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan langkah awal berupa assessment lapangannserta koordinasi lintas sektor guna penanganan darurat.

Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan oleh para pengungsi meliputi hunian sementara dan dukungan logistik. Hingga beritaini diterbitkan, kondisi tanah di lokasi kejadian masih terus bergeser secara perlahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *