Berita Terkini

PSDKU Untad di Buol Terus Dipersiapkan, Operasional Ditargetkan 2026

×

PSDKU Untad di Buol Terus Dipersiapkan, Operasional Ditargetkan 2026

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dan Rektor Untad Prof. Amar. Foto: Dok Diskominfo Buol

POTRETCELEBES, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol bersama Universitas Tadulako (Untad) menggelar rapat koordinasi untuk membahas kebijakan moratorium pembukaan program studi pada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Untad di Kabupaten Buol.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rektor Untad pada Selasa (10/3/2026) itu dihadiri Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, unsur pemerintah daerah, pimpinan universitas, serta akademisi asal Buol.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terkait pembukaan layanan perizinan kelembagaan perguruan tinggi tahun 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pengajuan pembukaan program studi baru hanya dapat dilakukan untuk program studi yang tidak sedang berada dalam status moratorium.

Dalam pembahasan rapat terungkap bahwa dua program studi yang sebelumnya direncanakan menjadi program awal PSDKU Untad di Buol, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Administrasi Publik, untuk sementara belum dapat diajukan pembukaannya. Kedua program tersebut masuk dalam daftar program studi yang saat ini berstatus moratorium secara nasional.

Meski demikian, pihak universitas dan pemerintah daerah sepakat untuk tetap mengupayakan berbagai langkah strategis agar program pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Buol dapat terus berjalan. Salah satu opsi yang dibahas adalah membuka skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk program studi yang sama, sambil menunggu kebijakan moratorium tersebut dicabut oleh pemerintah pusat.

Selain itu, terdapat sejumlah alternatif program studi lain yang berpotensi dibuka di PSDKU Untad Buol karena tidak berada dalam status moratorium dan memiliki akreditasi unggul atau A. Program studi tersebut di antaranya Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Agribisnis, Teknik Sipil, Ilmu Komunikasi, Keperawatan, serta Manajemen.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk tetap mendorong operasional PSDKU Untad di Buol pada tahun akademik 2026–2027. Bupati Buol menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan tinggi merupakan bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk pembukaan PSDKU juga telah dipersiapkan oleh pemerintah daerah, mulai dari sarana dan prasarana, kesiapan gedung kampus, dukungan operasional, hingga pemenuhan kebutuhan dosen sesuai ketentuan yang berlaku.

Bahkan, sejumlah dosen dari Untad disebut telah memenuhi syarat administratif, termasuk penyesuaian domisili sebagai bagian dari persiapan operasional PSDKU di Kabupaten Buol.

Sambil menunggu proses perizinan operasional PSDKU, pihak Untad juga membuka peluang melalui program afirmasi bagi lulusan SMA sederajat dua tahun terakhir untuk melanjutkan studi pada program PGSD dan Administrasi Publik melalui jalur mandiri di kampus induk.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen kerja sama, Rektor Untad dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Buol setelah Hari Raya Idulfitri guna meninjau langsung kesiapan PSDKU sekaligus meresmikan pembukaan program RPL.

Pengembangan PSDKU Untad di Kabupaten Buol dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat perguruan tinggi.

Kehadiran PSDKU diharapkan dapat mendukung pemerataan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Program studi yang dibuka nantinya juga diarahkan untuk menyesuaikan dengan potensi lokal dan kebutuhan tenaga profesional di wilayah Kabupaten Buol.

Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan bahwa pengembangan pendidikan tinggi merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi daerah untuk membangun Buol yang maju, berdaya saing, serta memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *