Berita Terkini

14 Dokter Internship Resmi Mengabdi di Touna, RSUD Ampana dan Puskesmas Jadi Lokasi Penempatan

×

14 Dokter Internship Resmi Mengabdi di Touna, RSUD Ampana dan Puskesmas Jadi Lokasi Penempatan

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 14 dokter Internship dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri akan ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Tojo Una-Una. Foto: potretcelebes.com/Istimewa

POTRETCELEBES, Touna – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menyambut hangat kedatangan 14 dokter Internship yang akan melaksanakan tugas pengabdian di wilayah tersebut pada tahun 2026.

Baca Juga: Kalapas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana Resmi Berganti, Wabup Surya Apresiasi Pengabdian Pejabat Lama

Ke-14 dokter tersebut secara resmi diterima oleh Wakil Bupati Hj. Surya Lapasiri di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026) malam. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tatap muka dan silaturahmi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Tojo Una-Una, dr. Niko, S.Ked.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para dokter Internship yang akan mengabdi di Kabupaten Tojo Una-Una.

“Selamat datang dan selamat bertugas kepada seluruh dokter Internship yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una. Kehadiran saudara-saudari merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita,” ujar Surya Lapasiri.

Ia menegaskan bahwa Program Internship Dokter Indonesia merupakan tahapan strategis dalam proses pembentukan dokter yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una di bawah kepemimpinan Bupati Ilham Lawidu berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembenahan tata kelola layanan agar semakin tertib dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tojo Una-Una, dr. Niko, menjelaskan bahwa penempatan dokter Internship ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/521/2026 tentang peserta, pendamping, dan wahana Program Internship Dokter Indonesia Angkatan Pertama Tahun 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 11 Februari 2026 oleh Yuli Farianty.

Sebanyak 14 dokter Internship dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri akan ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Tojo Una-Una. Tujuh orang di antaranya akan bertugas di RSUD Ampana, sementara sisanya ditempatkan di Puskesmas Ampana Barat dan Puskesmas Tete.

Adapun tujuh dokter yang bertugas di RSUD Ampana yakni dr. Andi Muhammad Hasbi Al-Ginaa Hairil (Universitas Tanjungpura), dr. Filya A. Hunou (Universitas Sam Ratulangi), dr. Hardinata Tengono Putra (Universitas Tarumanagara), dr. Julita (Hubei University of Science and Technology), dr. Zulkarnain (Universitas Tanjungpura), dr. Alya Shafira Nurhafizhah (Universitas Tadulako), serta dr. Syahna Wahdani (Universitas Muhammadiyah Makassar).

Sementara itu, tiga dokter ditempatkan di Puskesmas Ampana Barat yakni dr. Conradi Putra Bhakti Leki (Universitas Nusa Cendana), dr. Akhiria Ramadhani (Universitas Muhammadiyah Makassar), dan dr. Patrick Sebastian Wolff Mododahi (Universitas Pattimura).

Empat dokter lainnya bertugas di Puskesmas Tete, yakni dr. Meta Sari Habibi (Chongqing Medical University), dr. Ahmad Ma’Arif M. Shale (Universitas Muhammadiyah Makassar), dr. Adam Milzam (Universitas Tadulako), dan dr. Maria Leticia (Universitas Tadulako).

Melalui program ini, diharapkan pelayanan kesehatan di wilayah Bumi Sivia Patuju semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan serta derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *