Berita Terkini

Pasha Ungu Pimpin Kunker DPR RI di Palu, Fokus Penanggulangan Pascabencana

×

Pasha Ungu Pimpin Kunker DPR RI di Palu, Fokus Penanggulangan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Sigit Purnomo Said atau yang dikenal sebagai Pasha Ungu kembali mengunjungi Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI. Foto: Humas Pemprov Sulteng

POTRETCELEBES, Palu – Sigit Purnomo Said atau yang dikenal sebagai Pasha Ungu kembali mengunjungi Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Kali ini, ia memimpin kunjungan kerja (kunker) Komisi VIII DPR RI yang berlangsung di ruang Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Pasha Ungu: Potensi Besar Sulteng Bisa Dikembangkan Lewat Sinergi Anak Daerah

Dalam kunjungan tersebut, Pasha memimpin delegasi Komisi VIII DPR RI dalam agenda kunjungan spesifik bertema penanggulangan pascabencana. Selain itu, rombongan juga membawa bantuan bagi sejumlah daerah di Sulawesi Tengah yang rawan bencana.

“Memimpin delegasi Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Sulawesi Tengah dalam agenda kunjungan spesifik dengan tema penanggulangan pascabencana, sekaligus menghantarkan bantuan bagi beberapa daerah yang sarat bencana di kawasan wilayah Sulawesi Tengah,” ujar Pasha.

Sebelum berkiprah di tingkat nasional, Pasha diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu periode 2015–2020. Ia juga dikenal luas sebagai vokalis grup musik Ungu yang telah ia ikuti sejak tahun 1998.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Komisi VIII DPR RI menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi kunjungan spesifik Komisi VIII DPR RI untuk menyerap aspirasi dari daerah, sekaligus atas penyerahan bantuan dari kementerian dan lembaga mitra sebagai wujud perhatian pemerintah pusat,” ujarnya.

Reny menambahkan, pengalaman pahit bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang melanda Sulawesi Tengah pada 2018 menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam membangun sistem pembangunan yang tangguh terhadap bencana.

Selain bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi, saat ini Sulawesi Tengah juga tengah menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak. Pemerintah daerah pun tengah melaksanakan imunisasi tambahan melalui program Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak-anak balita.

“Dukungan dan perhatian dari Komisi VIII DPR RI beserta kementerian dan lembaga mitranya sangat diharapkan untuk memperkuat langkah mitigasi agar masyarakat semakin terlindungi, baik dari bencana alam maupun non-alam seperti wabah penyakit,” tambahnya.

Ia pun berharap kunjungan tersebut membawa dampak positif bagi daerah. “Mudah-mudahan kedatangan bapak ibu Komisi VIII membawa berkah dan bantuan bagi Sulawesi Tengah,” ucap Reny.

Usai pertemuan, rombongan Komisi VIII DPR RI dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana, di antaranya kawasan Masjid Terapung di Pantai Taman Ria yang terdampak tsunami serta Kelurahan Balaroa yang mengalami likuifaksi pada bencana 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *