Pendidikan & Teknologi

Masuk Tahun Ketiga, SPMB Sulteng Siap Jadi Rujukan Nasional

×

Masuk Tahun Ketiga, SPMB Sulteng Siap Jadi Rujukan Nasional

Sebarkan artikel ini
Wawancara BPMP Sulteng dan Pihak Dinas Pendidikan Sulteng. Foto: Dok BPMP Sulteng

POTRETCELEBES, Palu — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah terus mematangkan persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan digitalisasi sistem. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya sejak 2024, sistem SPMB di Sulawesi Tengah dinilai semakin siap dan berpotensi menjadi rujukan praktik baik di tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Suprianty dari Bidang SMA, Seksi Kurikulum, dalam wawancara terkait kesiapan pelaksanaan SPMB tahun ini.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah hadirnya ruang monitoring terpadu yang terintegrasi dengan sekretariat SPMB di bawah Kelompok Kerja (Pokja) Peserta Didik. Ruangan tersebut dilengkapi layar monitor yang menampilkan seluruh proses seleksi secara real-time.

“Semua pihak bisa mengakses, termasuk orang tua siswa, kepala sekolah, guru, hingga pegawai dinas. Ini membuat pelaksanaan SPMB lebih transparan,” ujar Suprianty.

Tak hanya internal, lembaga pengawas seperti inspektorat, kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga diberikan akses untuk memantau jalannya proses seleksi.

Seluruh tahapan pendaftaran SPMB dilakukan secara daring. Setiap sekolah menyediakan tautan pendaftaran yang dapat diakses calon peserta didik. Sistem zonasi yang diterapkan memungkinkan pemetaan jarak domisili siswa secara otomatis, mulai dari radius nol hingga dua kilometer, dengan hasil yang ditampilkan secara terbuka.

Untuk mendukung kelancaran sistem, Dinas Pendidikan juga mengandalkan Balai Latihan Pendidikan dan Teknologi (BLPT) dalam memastikan kesiapan jaringan internet di satuan pendidikan, khususnya di Kota Palu. Uji coba dan simulasi jaringan telah dilakukan guna mengantisipasi kendala teknis selama proses berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, SPMB 2026 menyediakan empat jalur pendaftaran, yakni jalur zonasi sebagai kuota terbesar, jalur afirmasi bagi siswa kurang mampu dan berkebutuhan khusus, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali, serta jalur prestasi berdasarkan capaian akademik maupun non-akademik.

Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah juga telah menetapkan tahapan pelaksanaan SPMB 2026. Sosialisasi kepada satuan pendidikan dan dinas kabupaten/kota dijadwalkan pada minggu keempat April 2026. Pendaftaran online dan verifikasi berlangsung pada 14 hingga 31 Mei 2026, dilanjutkan rapat koordinasi penetapan hasil seleksi setelah verifikasi berkas, dan pengumuman hasil dijadwalkan pada 28 Juni 2026.

Pelaksanaan SPMB dikoordinasikan melalui enam Cabang Dinas Pendidikan Menengah yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, mencakup Kota Palu dan Kabupaten Sigi hingga wilayah Morowali dan Morowali Utara.

Dengan sistem yang terus disempurnakan selama tiga tahun terakhir, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses penerimaan peserta didik baru yang adil, transparan, dan akuntabel.

Penulis: Nursyamsi, BPMP Provinsi Sulawesi Tengah
Editor: PotretCelebes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *