Pendidikan & Teknologi

SPMB 2026 di Palu Siap Digelar, BPMP Tinjau Transparansi dan Kesiapan Sistem

×

SPMB 2026 di Palu Siap Digelar, BPMP Tinjau Transparansi dan Kesiapan Sistem

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Istimewa

Penulis: Ningsi S.Sos,M.Si

POTRETCELEBES, Palu – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan wawancara terkait praktik baik persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Palu, sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan yang berlangsung pada 10 April 2026 ini menyoroti kesiapan Dinas Pendidikan Kota Palu dalam menyelenggarakan proses penerimaan peserta didik baru yang direncanakan berlangsung serentak pada awal Juni 2026.

Penanggung jawab persiapan SPMB di Kota Palu berada di bawah koordinasi Kepala Bidang Pembinaan SD dan SMP. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, seluruh proses penerimaan akan mengacu pada data Rapor Pendidikan sebagai dasar utama seleksi, guna mendorong objektivitas dan transparansi.

Selain itu, sistem penerimaan telah didukung dengan aplikasi berbasis daring yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi serta melakukan pendaftaran. Proses pelaksanaan juga akan diawasi secara menyeluruh oleh Dinas Pendidikan Kota Palu, baik secara online maupun luring.

Dalam penyelenggaraannya, Dinas Pendidikan Kota Palu juga menerapkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan sejumlah instansi, seperti Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Sinergi ini bertujuan memastikan validitas data, khususnya data kependudukan dan data keluarga.

Pelaksanaan SPMB di Kota Palu mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman hasil. Beberapa poin penguatan yang diterapkan antara lain prinsip transparansi dan non-diskriminasi, pengaturan jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, pemanfaatan data Dapodik terintegrasi, serta penyediaan layanan daring dan luring yang dilengkapi mekanisme pengawasan dan pengaduan.

Sejak awal April 2026, Dinas Pendidikan Kota Palu juga telah mengintensifkan kegiatan sosialisasi, baik secara daring maupun luring, di seluruh satuan pendidikan jenjang SD dan SMP. Sebelumnya, para kepala sekolah turut mengikuti rapat koordinasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui pertemuan virtual guna memastikan keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Adapun strategi sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial seperti Facebook dan Instagram. Untuk jenjang SMP, pendaftaran dilaksanakan secara online, sementara jenjang SD tetap menyediakan opsi manual melalui formulir serta dukungan media informasi seperti spanduk.

Melalui berbagai langkah tersebut, pelaksanaan SPMB di Kota Palu diharapkan dapat berjalan optimal, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta memberikan layanan pendidikan yang adil dan merata bagi calon peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *