Berita Terkini

Kasus Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Palu, Ayah dan Anak Tewas, Ibu Kritis

×

Kasus Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Palu, Ayah dan Anak Tewas, Ibu Kritis

Sebarkan artikel ini
Proses Evakuasi Para Korban Pembunuhan oleh Polisi. Foto: Dok Media Sosial

POTRETCELEBES, Palu – Peristiwa dugaan pembunuhan terhadap satu keluarga menggegerkan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, pada Minggu (26/7/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan dihimpun dari berbagai sumber, terdapat tiga korban dalam peristiwa tersebut. Seorang ayah dan seorang anak berusia sekitar dua tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara sang ibu mengalami luka serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga: Terduga Pelaku Curanmor di Morowali Tewas Akibat Diamuk Massa

Salah satu unggahan di media sosial menyebutkan bahwa para korban diduga menjadi sasaran penikaman oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitas maupun motifnya.

“Korban pembunuhan terjadi di tanggal 26 malam. Sekeluarga ditikam di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu. Suami dan anak usia dua tahun meninggal dunia, sedangkan istrinya kritis dan dibawa ke rumah sakit,” tulis akun Facebook bernama Novita Sarii.

Hingga berita ini diturunkan, motif maupun kronologi pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Personel Polresta Palu masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

Humas Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Baca Juga: Kurang dari Sehari, Polisi Ciduk Pria Terduga Pelaku Pembunuhan di Kosan Kelurahan Nunu Palu

“Menunggu data yang valid, personel masih olah TKP. Secepatnya kami sampaikan, hari ini juga,” tulis Aiptu Kadek Aruna dalam grup WhatsApp Mitra Humas Polresta Palu, Senin (27/7/2026).

Polresta Palu menyatakan akan menyampaikan informasi resmi kepada publik setelah proses identifikasi dan penyelidikan awal selesai dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *