Berita Terkini

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa Sulteng: Satu Meninggal, 312 Jiwa Terdampak

×

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa Sulteng: Satu Meninggal, 312 Jiwa Terdampak

Sebarkan artikel ini
Korban dampak gempa M6,7 tiba di RS Tora Belo Sigi. Foto: potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu warga meninggal dunia di Kabupaten Sigi, sementara ratusan warga lainnya terdampak dan puluhan mengalami luka-luka.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan korban meninggal dunia tercatat berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB.

“Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

BNPB mencatat sebanyak 312 jiwa atau 110 kepala keluarga (KK) terdampak gempa yang berpusat di wilayah Sulawesi Tengah tersebut.

Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan dampak paling besar. Sebanyak 272 jiwa atau 89 KK terdampak, dengan rincian 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.

Sementara itu, di Kabupaten Parigi Moutong tercatat 40 jiwa atau 21 KK terdampak. Di Kota Palu, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan satu warga di Kabupaten Poso mengalami luka.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan kerusakan pada puluhan bangunan. BNPB mencatat sedikitnya 67 rumah terdampak, terdiri dari 26 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.

Kerusakan terbanyak berada di Kabupaten Sigi dengan total 47 rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 23 rumah mengalami rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.

Tak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Di Kabupaten Sigi tercatat enam fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran mengalami kerusakan, satu jembatan terdampak, serta satu unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Poso, lima rumah dilaporkan terdampak dengan tiga di antaranya mengalami rusak ringan. Sedangkan di Kabupaten Parigi Moutong terdapat 15 rumah terdampak.

Sementara itu di Kota Palu, kerusakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III yang mengalami keretakan. Selain itu, satu fasilitas umum, satu hotel, dan satu tempat usaha juga dilaporkan terdampak akibat guncangan gempa.

Aktivitas gempa susulan masih terus terjadi pascagempa utama. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 14.00 WIB telah terjadi 55 kali gempa susulan di sekitar wilayah pusat gempa.

BNPB bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pendataan serta penanganan terhadap warga dan infrastruktur yang terdampak bencana tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *