Daerah

Korban Hanyut di Kanal PLTU WNII Morowali Ditemukan Meninggal

×

Korban Hanyut di Kanal PLTU WNII Morowali Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Basarnas Palu

POTRETCELEBES, Morowali – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pria yang dilaporkan hanyut di Kanal PLTU WNII, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (25/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Toni Andhyka Syahputra (42). Ia ditemukan sekitar pukul 16.10 WITA pada sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menuju Klinik PT IMIP untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan operasi pencarian berjalan sejak laporan diterima hingga korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada sore hari sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian awal. Setelah korban ditemukan, proses evakuasi segera dilakukan dan korban diserahkan kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup,” ujar Rusmadi.

Informasi mengenai insiden tersebut diterima Pos SAR Morowali pada pukul 10.53 WITA dari rekan korban, Vincent. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 04.39 WITA saat ia berada di sekitar kanal dan mendengar teriakan minta tolong.

Saksi kemudian mencari sumber suara dan melihat seorang pria hanyut di aliran kanal yang diduga merupakan salah seorang karyawan di kawasan PT IMIP. Karena tidak memiliki peralatan penyelamatan, saksi segera meminta bantuan petugas keselamatan (safety) PT IMIP.

Pihak perusahaan sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 13.15 WITA. Bersama unsur SAR lainnya, tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran kanal hingga ke area muara.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 16.40 WITA. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Rusmadi turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polairud, Polsek Bahodopi, Babinsa, BPBD Kabupaten Morowali, PT IMIP, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya truk personel, perahu karet, peralatan navigasi, water rescue, komunikasi, medis, dan evakuasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *