Daerah

Bentrokan Nunu-Anoa Kembali Pecah, Rusdy Mastura: Kita Semua Bersaudara

×

Bentrokan Nunu-Anoa Kembali Pecah, Rusdy Mastura: Kita Semua Bersaudara

Sebarkan artikel ini
Tokoh Masyarakat Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura. Foto: Tangkapan Layar

POTRETCELEBES, Palu – Tokoh masyarakat Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, menyampaikan keprihatinan atas kembali pecahnya bentrokan antarwarga yang melibatkan dua kelompok dari wilayah Nunu dan Anoa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (28/10/2026).

Bentrokan yang terjadi pada sore hingga malam hari tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.

Rusdy Mastura mengaku sedih karena konflik serupa masih kembali terjadi, meski persoalan tersebut telah berlangsung sejak sekitar dua dekade lalu, ketika dirinya menjabat sebagai Wali Kota Palu.

“Saya merasa sedih karena masih terjadi hal-hal seperti 20 tahun lalu, saat saya berada sebagai wali kota, dan sekarang saya masih mendapatkan seperti itu,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh keluarga, pemuda, dan masyarakat dari wilayah Nunu maupun Anoa menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperkuat kembali persaudaraan.

Rusdy mengingatkan bahwa masyarakat dari kedua wilayah merupakan saudara yang seharusnya menjaga hubungan baik, bukan terlibat dalam konflik yang berujung pada jatuhnya korban jiwa.

“Kepada seluruh keluarga, adik-adik, dan anak-anakku yang ada di Nunu dan Anoa, saya harap marilah kita menjadikan momentum ini untuk merenungi kembali bahwa kita ini semua bersaudara,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat menyelesaikan persoalan yang telah terjadi dengan cara yang baik serta tidak memperkeruh keadaan melalui tindakan provokasi.

“Kalau ada yang sudah terjadi, mari kita selesaikan dengan baik,” ucapnya.

Selain mengimbau masyarakat menahan diri, Rusdy Mastura meminta aparat keamanan menuntaskan penanganan kasus bentrokan tersebut agar persoalan yang memicu konflik dapat diketahui dan diselesaikan secara menyeluruh.

“Saya minta aparat untuk menyelesaikan secara tuntas,” tegasnya.

Rusdy kembali mengajak seluruh pihak merenungkan akar persoalan yang menyebabkan bentrokan, kemudian mencari penyelesaian agar konflik serupa tidak kembali terulang.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak saling memprovokasi, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Palu dapat kembali kondusif.

“Jangan ada lagi yang saling memprovokasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *