Berita Terkini

Mahasiswa dari 3 Kampus di Palu Demo di DPRD Sulteng, Ini 14 Tuntutan yang Dibawa

×

Mahasiswa dari 3 Kampus di Palu Demo di DPRD Sulteng, Ini 14 Tuntutan yang Dibawa

Sebarkan artikel ini
Aliansi Mahasiswa Kota Palu Demo di DPRD Sulteng. Foto: Potretcelebes.com

POTRETCELEBES, Palu – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Kota Palu, Senin (21/9/2026).

Massa aksi berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Universitas Tadulako (Untad), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

Wakil Presiden Mahasiswa Unismuh Palu, Magifirah Warhmah, mengatakan aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan yang terbagi dalam isu lokal dan nasional.

“Kami Aliansi Mahasiswa Kota Palu, ada Universitas Muhammadiyah Palu, UIN Datokarama Palu, dan Universitas Tadulako. Kami membawa 14 tuntutan, ada tuntutan regional dan nasional,” kata Magifirah.

Ia mengatakan massa aksi juga meminta bertemu langsung dengan Ketua DPRD Sulteng untuk menyampaikan tuntutan mahasiswa.

“Tujuan kami ingin bertemu langsung dengan ketua DPR,” ujarnya.

Adapun 14 tuntutan yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Kota Palu meliputi:

Isu Lokal:
1. Mendesak stabilitas pasokan energi di Sulawesi Tengah, termasuk transparansi dan jaminan ketersediaan BBM, LPG, serta listrik secara merata, termasuk persoalan distribusi dan pemadaman listrik.
2. Mendesak penanganan kondisi “Palu darurat udara bersih” serta pembatasan aktivitas pertambangan di wilayah Kota Palu.
3. Mendesak revisi kembali Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2022 tentang Provinsi Sulawesi Tengah.
4. Mendesak Gubernur Sulteng serta menginstruksikan kepala daerah untuk melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur.
5. Menuntut Gubernur Sulteng menetapkan persyaratan teknis yang ketat melalui Pergub, khususnya terkait kriteria Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dapat mengalihfungsikan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), termasuk kewajiban AMDAL independen dan persetujuan komunitas petani.
6. Mendesak pembentukan peraturan daerah (Perda) yang mengatur penolakan terhadap LGBT.
7. Mendesak evaluasi terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berada di wilayah Sulawesi Tengah.
Isu Nasional:
1. Mendesak pemerintah segera membuka transparansi terkait Undang-Undang Perampasan Aset.
2. Mendesak penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta menuntut pertanggungjawaban atas kasus korban keracunan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program MBG.
3. Mendesak revisi Undang-Undang tentang TNI dan Polri.
4. Mendesak revisi kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
5. Mendesak evaluasi terhadap pembangunan Universitas Rakyat Indonesia.
6. Mendesak Komisi X DPR RI mendorong pemerataan infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta menggratiskan pendidikan.
7. Mendesak pemerintah menindaklanjuti persoalan kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *