Daerah

Bupati Rizal Ajak Parpol di Sigi Bersatu Kawal Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

×

Bupati Rizal Ajak Parpol di Sigi Bersatu Kawal Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Kominfo Sigi

POTRETCELEBES, Sigi – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengajak seluruh kekuatan politik di Kabupaten Sigi memperkuat kolaborasi dan mengesampingkan sekat-sekat politik demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Rizal saat menghadiri pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sigi di Gedung Kesenian Serbaguna RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu (27/9/2026).

Kehadiran Bupati Sigi dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun komunikasi dengan berbagai elemen politik yang memiliki peran dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Rizal mengatakan dinamika politik dan kompetisi demokrasi harus dapat bertransformasi menjadi kolaborasi setelah kontestasi politik berakhir.

“Ini menandakan bahwa situasi politik dan kompetisi bisa bersinergi dan berkolaborasi. Hari ini kita hadir bersama untuk mengikuti pelantikan saudara-saudara kita dari Partai Amanat Nasional Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Menurut Rizal, Kabupaten Sigi yang terdiri dari 16 kecamatan dan 176 desa memiliki berbagai potensi yang masih dapat dikembangkan.

Karena itu, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.

“Kita para politisi mari bergandengan tangan untuk bersama-sama memajukan daerah yang sama-sama kita cintai ini,” katanya.

Dorong Swasembada Energi

Dalam forum tersebut, Rizal juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Sigi yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional, salah satunya penguatan swasembada energi.

Ia mengatakan Kabupaten Sigi menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang mendapat perhatian dalam pengembangan sektor energi berbasis komoditas pertanian.

Menurutnya, terdapat rencana pembangunan dua fasilitas industri pengolahan hasil pertanian dengan memanfaatkan komoditas seperti singkong, ubi, dan jagung sebagai bahan baku pendukung energi alternatif.

“Setelah kita sukses swasembada pangan, kita juga harus sukses swasembada energi,” tegasnya.

Selain sektor energi, Pemkab Sigi terus mendorong penataan lingkungan, kebersihan kawasan, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa untuk menciptakan daerah yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

Kemiskinan Sigi Diklaim Menurun

Rizal juga memaparkan capaian pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sigi.

Ia menyebut tingkat kemiskinan yang sebelumnya berada di kisaran 12 persen pada 2024 kini turun menjadi sekitar 10 persen. Sementara kemiskinan ekstrem disebut menurun dari 2,66 persen menjadi 1,24 persen.

Menurutnya, penurunan tersebut didukung berbagai program intervensi pemerintah, salah satunya bantuan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tahun ini, sekitar 607 unit rumah mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Sementara Pemkab Sigi melalui APBD mengalokasikan pembangunan sekitar 60 unit rumah bagi masyarakat miskin.

“Ini merupakan tugas kita bersama. Kita berkumpul di ruangan ini dengan tujuan yang sama, yaitu bagaimana mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Pendidikan Jadi Perhatian

Selain kemiskinan, persoalan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

Rizal menilai pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Ia juga memaparkan perkembangan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu sejumlah rekomendasi teknis terkait aspek keselamatan penerbangan karena lokasi pembangunan berada tidak jauh dari jalur operasional Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu.

Meski demikian, Rizal menyebut rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut mendapat dukungan tambahan dari pemerintah pusat. Rencana bangunan yang semula dua lantai kemudian dikembangkan menjadi empat lantai.

“Insyaallah Sekolah Rakyat di sini ada empat lantai,” katanya.

Sekolah tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 2.500 siswa secara bertahap dan menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Rizal mengatakan pengalaman pelaksanaan program Sekolah Rakyat menunjukkan anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki potensi akademik yang tidak kalah apabila memperoleh akses pendidikan yang memadai.

Ia mencontohkan kemampuan siswa dalam menguasai bahasa asing sebagai salah satu bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

“Masyarakat Sigi yang kurang mampu tidak kalah secara akademik. Mereka hanya membutuhkan kesempatan dan akses pendidikan yang lebih baik,” terang Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, Kepala Kejaksaan Negeri Sigi Irwan Ganda Saputra, SH., MH., Ketua Bawaslu Sigi Hairil, Kasat Intel Polres Sigi AKP Adhitya Meideski, S.T., Camat Sigi Biromaru Muhaimin, perwakilan partai politik, serta unsur Forkopimda lainnya.

Sumber: Humas Pemda Diskominfo Kabupaten Sigi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *