Berita Terkini

Pekerja Tambang Alami Kecelakaan, WALHI Desak Evaluasi K3 PT RUM Morowali

×

Pekerja Tambang Alami Kecelakaan, WALHI Desak Evaluasi K3 PT RUM Morowali

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Kecelakaan tambang. (Foto file - Anadolu Agency)

POTRETCELEBES, Morowali — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Tengah menyoroti insiden kecelakaan kerja yang terjadi di area pertambangan milik PT Resky Utama Mandiri (RUM) di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Seorang pekerja bernama Arya, yang merupakan warga Desa Nambo, mengalami kecelakaan saat bekerja dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Menanggapi kejadian ini, Manager Kampanye WALHI Sulteng, Wandi, menyatakan keprihatinannya terhadap keselamatan kerja di sektor pertambangan yang dinilai masih memprihatinkan.

“Sangat disayangkan kecelakaan kerja terus-menerus terjadi di sektor pertambangan. Ini menjadi malapetaka bagi para buruh yang menggantungkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Wandi dalam keteranganya kepada potretcelebes.com, Jumat (9/5/2025).

Ia juga menyoroti kurangnya ketegasan pemerintah dalam memberikan sanksi atau peringatan keras terhadap perusahaan yang lalai dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sejauh ini WALHI menilai pemerintah tidak serius menangani persoalan ini dan tidak memberikan alarm tegas kepada perusahaan,” tegasnya.

Insiden ini tercatat sebagai yang pertama kali terjadi di lingkungan kerja PT Resky Utama Mandiri, namun WALHI menilai hal tersebut sudah cukup menjadi indikator perlunya evaluasi mendalam.

“Kiranya pemerintah harus hadir dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan K3 di perusahaan tersebut,” pungkas Wandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *