Berita Terkini

Bupati Buol Lakukan Peletakan Batu Pertama BLK, Realisasi Program Prioritas 100 Hari Kerja

×

Bupati Buol Lakukan Peletakan Batu Pertama BLK, Realisasi Program Prioritas 100 Hari Kerja

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Facebook @Bupati Buol

POTRETCELEBES, Buol – Bupati Buol Risharyudi Triwibowo secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Rabu (7/8/2025). Pembangunan BLK ini merupakan bagian dari realisasi program prioritas 100 hari kerja pasangan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025–2030.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Balai Besar Pengembangan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar Dr. La Ode Haji Polondu, Kepala LPK SHIN Makassar Alimin Adabi, Kepala Satpel Pendidikan dan Vokasi Palu Arfiani, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buol Ahmad Kuntuamas, serta perwakilan Forkopimda, OPD Kabupaten Buol, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Risharyudi menyampaikan bahwa pembangunan BLK merupakan jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat Buol, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

“Sejak 2016, kami sudah melihat sulitnya masyarakat memperoleh pekerjaan di daerah ini. Karena itu, kami memprioritaskan pembangunan BLK sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja muda,” ujar Risharyudi.

Ia menjelaskan bahwa banyak warga Buol terpaksa merantau ke Kalimantan, Morowali, dan Ternate untuk mencari nafkah, sering kali tanpa keterampilan atau sertifikasi memadai, sehingga kalah bersaing di pasar kerja.

“BLK ini hadir sebagai tempat untuk mengasah kemampuan dan memperoleh sertifikasi resmi dari negara. Ini sangat penting agar masyarakat Buol bisa bersaing secara nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala BBPVP Makassar Dr. La Ode Haji Polondu menyambut baik pembangunan BLK di Buol. Ia menyebut inisiatif ini sebagai langkah maju yang strategis bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan produktivitas daerah.

“Beberapa bulan lalu, LPK SHIN baru saja membawa tenaga kerja ke Jepang dengan penghasilan mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan. Ini membuktikan bahwa pelatihan vokasi mampu membuka peluang kerja internasional,” ujarnya.

Ia juga memuji kepemimpinan Bupati Buol yang dinilainya visioner dan kolaboratif. “Berbanggalah masyarakat Buol karena memiliki pemimpin yang berpikir jauh ke depan. Jika daerah ini mampu mengirim ribuan tenaga kerja terlatih ke luar negeri, maka perputaran ekonomi lokal akan meningkat pesat,” katanya.

Pembangunan BLK ini juga dirancang terintegrasi dengan rencana pembangunan Perguruan Tinggi PSDKU dan GOR, yang juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan peletakan batu pertama oleh Bupati Buol, didampingi para pejabat yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *