Berita Terkini

Latihan Tanggap Bencana, BPBD Palu Libatkan 22 OPD dan Komunitas

×

Latihan Tanggap Bencana, BPBD Palu Libatkan 22 OPD dan Komunitas

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon. Foto: Dok potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu menggelar simulasi kebencanaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan aparat keamanan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, menjelaskan bahwa simulasi tersebut merupakan puncak kegiatan HKBN di Kota Palu yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 26 April 2025.

“Simulasi hari ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan HKBN. Karena banyaknya permintaan dari sekolah, komunitas agama, dan pihak lainnya, maka puncak kegiatan kami lakukan serentak di berbagai tempat pada 26 April lalu. Namun, untuk tingkat kota secara keseluruhan, hari ini menjadi penutupannya,” ujar Presly kepada potretcelebes.com, Kamis (15/5/2025).

Presly menambahkan, kegiatan simulasi kali ini melibatkan 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait langsung dengan penanganan bencana, dari total 33 instansi yang ada. Kegiatan juga didukung oleh instansi terkait, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Palu. Salah satu fokus simulasi adalah penanggulangan bencana gempa bumi yang melibatkan peran aktif dari berbagai sektor.

“Melalui simulasi, edukasi, dan sosialisasi baik di media cetak, elektronik, maupun kegiatan lapangan seperti ini, kami ingin menggugah kesadaran masyarakat. Keselamatan dimulai dari diri sendiri. Keterampilan untuk mengenali potensi bencana dan melakukan evakuasi mandiri sangat penting,” tegasnya.

Presly juga menghimbau masyarakat agar terus meningkatkan pengetahuan dan kepekaan terhadap kondisi sekitar.

“Mari kita membiasakan diri untuk bersimulasi. Ini cara melatih keluarga kita, termasuk anak-anak, agar memahami bahwa keselamatan berasal dari kesadaran dan kemampuan pribadi. Penanggulangan bencana yang hakiki adalah kemampuan untuk menolong diri sendiri dan orang lain,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *