Berita

Pusat Vokasi PMI Segera Dibangun di Palu, Permudah Akses Pelatihan dan Sertifikasi

320
×

Pusat Vokasi PMI Segera Dibangun di Palu, Permudah Akses Pelatihan dan Sertifikasi

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Palu secara resmi menyerahkan hibah tanah seluas dua hektare kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Foto: potretcelebes.com/Sukri

POTRETCELEBES, Palu — Pemerintah Kota Palu secara resmi menyerahkan hibah tanah seluas dua hektare kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen hibah oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dan Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, yang berlangsung di Taman Vatulemo Kota Palu, Minggu (8/6/2025).

Baca Juga: Menteri P2MI Terima Hibah Tanah 2 Hektare dari Pemkot Palu untuk Pembangunan Migran Center

Tanah hibah yang berlokasi di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara itu direncanakan untuk pembangunan pusat vokasi dan pelayanan terpadu bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di wilayah Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah, pemerintah Kota Palu sangat bersyukur bahwa Pak Presiden lewat Pak Menteri P2MI berencana dan berkeinginan untuk membangun pusat vokasi pelayanan buat pekerja migran kita di Indonesia tepatnya di Sulawesi Tengah Kota Palu,” ujar Hadianto kepada media

Menurut Hadianto, pusat ini akan menjadi fasilitas terintegrasi yang mencakup pelatihan vokasi, pelayanan administratif, hingga sertifikasi bagi calon pekerja migran.

Keberadaan balai latihan ini dinilai akan memberikan dampak besar bagi kabupaten-kabupaten di sekitar Kota Palu, serta daerah tetangga seperti Sulawesi Barat, dalam mempermudah akses terhadap layanan migrasi tenaga kerja.

“Ini akan sangat membantu pemerintah pemerintah daerah di Sulawesi Tengah, khususnya kabupaten yang cukup dekat dengan Kota Palu, yang mudah mengakses Kota Palu, dan kemudian wilayah Sulawesi Barat untuk bisa mendapatkan kemudahan dalam pelayanan migran, kemudian vokasi migran dan sertifikasi migran,” jelasnya.

Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar pembangunan pusat vokasi ini dapat segera terealisasi. Ia menambahkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota Palu telah cukup aktif mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri, termasuk ke Jepang.

“Saat ini pemerintah Kota Palu telah mengirimkan kurang lebih sekitar 400 pekerja migran yang dikelola langsung oleh pemerintah Kota Palu. Dengan adanya rencana ini, maka akan semakin menguatkan upaya kita,” kata Hadianto.

“Pemerintah Kota Palu tentunya sangat mengapresiasi hal ini dan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak presiden atas atensi ini yang lewat bapak menteri dan tentunya masyarakat Kota Palu sangat bersyukur akan hal ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *