Berita TerkiniEkonomi & Bisnis

Harga LPG 3 Kg Melambung Tinggi Jelang Ramadan, Yopi Sabara Desak Pengawasan Distribusi di Bahodopi

×

Harga LPG 3 Kg Melambung Tinggi Jelang Ramadan, Yopi Sabara Desak Pengawasan Distribusi di Bahodopi

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Morowali, Yopi Sabara. Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Morowali – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali yang juga Ketua Kerukunan Masyarakat Kecamatan Bahodopi, Yopi Sabara, menyoroti kenaikan harga gas LPG di wilayah Kecamatan Bahodopi menjelang bulan suci Ramadan.

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, harga jual tabung gas subsidi ukuran 3 kilogram di salah satu desa di Kecamatan Bahodopi dilaporkan mencapai Rp150.000 per tabung. Selain itu, di tingkat pangkalan juga disebut mengalami kenaikan harga dari standar harga eceran yang telah ditetapkan.

Yopi Sabara menyampaikan bahwa kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga pada bulan Ramadan.

“Menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan masyarakat tentu meningkat. Jika benar ada penjualan LPG di atas standar harga eceran yang telah ditetapkan, hal ini harus segera dilakukan pengecekan di lapangan agar tidak merugikan masyarakat,” ujar Yopi dalam rilis resminya, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan bahwa distribusi LPG subsidi harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan pribadi.

“Kami mendorong Pemerintah Daerah Morowali melalui Dinas Perdagangan untuk segera melakukan pengecekan harga di lapangan. Jangan sampai ada oknum yang sengaja menimbun sehingga menimbulkan lonjakan harga yang begitu besar di tengah masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada daya beli masyarakat serta berpotensi memicu inflasi di daerah, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

Yopi berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat memastikan distribusi LPG berjalan normal dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *