Berita Terkini

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Pesisir, UWN Hadir di Boneoge

×

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Pesisir, UWN Hadir di Boneoge

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok Istimewa

POTRETCELEBES, Palu — Tim dosen Universitas Widya Nusantara berhasil meraih pendanaan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Program ini mengusung judul “Pengembangan Ekonomi Wanita Nelayan melalui Inovasi Produk Olahan Ikan dalam Upaya Menciptakan Kemandirian Ekonomi di Kelurahan Boneoge”.

Baca Juga: Asap Cair Jadi Inovasi Pengawetan Ikan, Mahasiswa UWN Palu Sabet Pendanaan Nasional

Proposal tersebut dipimpin oleh Wendi Muhammad Fadhil, bersama dua dosen anggota, Nuristha Febrianti dan Rahmat Yanuary. Program ini bertujuan memberdayakan perempuan nelayan di Kelurahan Boneoge, Kota Palu, melalui pelatihan pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai jual seperti abon ikan, keripik, dan olahan lainnya.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong perempuan nelayan agar tidak hanya menjadi pelaku di sektor produksi, tetapi juga mampu mengelola pemasaran dan pengemasan produk secara mandiri,” ujar Wendi.

Pelaksanaan program berlangsung selama delapan bulan, dimulai sejak Juli 2025. Tim menerapkan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat setempat dalam seluruh tahapan kegiatan.

Baca Juga: Tragis! Suami Bakar Istri Hidup-Hidup di Palu, Korban Tewas

Selain pelatihan keterampilan, program ini juga mencakup pendampingan dalam aspek pengemasan, pemasaran, serta pembentukan kelompok usaha perempuan yang berkelanjutan.

Tak hanya dosen, kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan, yakni Hijrah Milhusnah Idrus dan Faradillah. Keduanya berperan aktif sebagai asisten lapangan, mulai dari proses persiapan hingga evaluasi program.

Dengan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kemandirian ekonomi perempuan pesisir. Selain itu, program ini juga menjadi contoh praktik baik dalam pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan yang terintegrasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *